Berita

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir, dalam media gathering "Refleksi Akhir Tahun" yang digelar di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/12)/RMOL

Politik

Lahirkan Negarawan, Muhammadiyah Ingin Pemilu Digelar Lebih Baik

KAMIS, 28 DESEMBER 2023 | 16:32 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Indonesia telah menggelar pemilihan umum (Pemilu) sebanyak lima kali sejak era Reformasi. Pemilu 2024 yang akan digelar sebentar lagi pun diharapkan dapat berjalan lebih baik dari penyelenggaraan sebelumnya.

Hal ini disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Haedar Nashir, dalam media gathering "Refleksi Akhir Tahun" yang digelar di Gedung Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/12).

"Mestinya Pemilu harus lebih baik. Bukan hanya Luber Jurdil tapi juga bermartabat, beretika dan menjaga marwah keindonesiaan," kata Haedar Nashir.


Menurut sosok yang akrab disapa Buya itu, Pemilu yang berkualitas dapat dimulai dari penyelenggaraan debat Capres-cawapres yang digagas Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Debat tersebut, lanjut Haedar, seharusnya berisi adu gagasan dan mengupas hal-hal yang bersifat substansial. Bukan justru seperti ajang cerdas cermat.

"Sebab ketika mereka dilantik itu mereka migrasi dari politisi menjadi negarawan. Karena negarawan, maka harus memimpin Indonesia ini dengan benar," tegasnya.

Haedar pun menggarisbawahi, Muhammadiyah tidak menginginkan munculnya pendangkalan politik karena proses pemilu yang serba pragmatis dan oportunistik.

"Oleh karena itu, ayo semua elite yang terlibat dalam kontestasi, semua kekuatan politik yang terlibat dalam kontestasi dan semua kekuatan pendukung baik di pilpres maupun pileg, kita harus buat Pemilu ini lebih baik," pungkasnya.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya