Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Melonjak 50 Persen di atas Acuan Pemerintah, Harga Cabai Rawit Merah Makin Pedas

KAMIS, 28 DESEMBER 2023 | 10:56 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Sejumlah harga komoditas pangan dilaporkan melonjak tinggi dari harga acuan penjualan (HAP) di tingkat konsumen.

Badan Pangan Nasional (BON) mengungkapkan terdapat beberapa komoditas termasuk cabai rawit merah dan jagung untuk peternak, yang mengalami lonjakan harga hingga hampir 50 persen di atas HAP.

"Terdapat enam komoditas di tingkat konsumen yang menunjukkan di atas harga acuan pemerintah di antaranya jagung di tingkat peternak sebesar 49,96 persen melebihi HAP, cabai rawit merah sebesar 48,01 persen di atas HAP," jelas Deputi Bidang Kerawanan Pangan Dan Gizi, Badan Pangan Nasional, Nyoto Suwignyo.


Kenaikan itu menjadi perhatian yang mendalam, terutama karena adanya perbedaan yang mencolok antara harga acuan dan harga aktual di pasaran. Sebagai contoh, HAP cabai rawit merah di tingkat konsumen ditetapkan pemerintah hanya sebesar Rp 40.000-57.000 per kg, sementara harga aktual per (27/12) telah mencapai Rp 82.090 per kg.

Selanjutnya, HAP untuk kedelai lokal di tingkat produsen ditetapkan sebesar Rp10.775 per kg, dan HAP di tingkat konsumen Rp11.400 per kg. Namun, saat ini HAP tingkat konsumen untuk kedelai impor telah tembus di angka Rp12.000 per kg.

Selain itu, harga beras juga menjadi sorotan dengan beberapa zona wilayah mencatatkan harga di atas Harga Eceran Tertinggi (HET). Misalnya, harga beras medium di zona 3 tercatat 29,12 persen di atas HET, sedangkan beras premium di zona 3 mencapai 17,01 persen di atas HET.

"Beras medium di zona 2, naik 18,48 persen di atas HET, beras medium zona 1 17,10 persen di atas HET dan kedelai biji kering 12,65 persen di atas HAP," tambah Nyoto dalam rapat koordinasi pengendalian inflasi daerah tahun 2023 di Kementerian Dalam Negeri, yang disiarkan di YouTube Kemendagri, Rabu (27/12).

Adapun dalam hal ini BPN mencatat HET beras ditentukan berdasarkan zonasi. Untuk Zona 1 meliputi Jawa, Lampung, Sumsel, Bali, NTB, dan Sulawesi, dengan HET beras medium senilai Rp. 10.900/kg sedangkan beras premium Rp 13.900/kg.

Sementara itu, untuk Zona 2 meliputi Sumatera selain Lampung dan Sumsel, NTT, dan Kalimantan, dengan HET beras medium sebesar Rp 11.500/kg dan beras premium Rp 14.400/kg.

Terakhir, zona 3 meliputi Maluku dan Papua, dengan HET beras medium sebesar Rp 11.800/kg, dan untuk beras premium sebesar Rp 14.800/kg.

Berdasarkan Panel Harga Pangan Nasional Bapanas pada 27 Desember 2023, harga beras premium di tingkat grosir Rp 14.430/kg, beras medium Rp 12.270/kg. Sementara di tingkat pengecer beras premium mencapai Rp 15.020/kg dan medium Rp 13.200/kg.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

OKI Kecam Serangan Houthi ke Makkah dan Madinah

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:17

Jakarta Running Festival Jadi Role Model Ajang Lari Nasional

Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:01

Carbon Capture di Petrokimia Gresik Berpeluang Kurangi Impor Soda Ash

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:47

KPK Bantah Kembali Sita Uang Rp40 Juta dari Salah Satu PCNU Terkait Muktamar NU

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:27

Mantan Panglima TNI Pertama dari Angkatan Laut Widodo AS Wafat

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:12

Aksi Iklim Lintas Iman Desak Siklus Karhutla Tahunan Segera Diputus

Minggu, 25 Oktober 2026 | 09:02

Akuisisi Saham BYAN Haji Isam Sejalan dengan UU Minerba

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:44

Bill Gates: AI Bisa Picu Gejolak Ekonomi dan Sosial Selama 20 Tahun

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:43

Kehadiran Kopdes Bawa Harapan untuk Ekonomi Desa

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:19

Pesantren Didorong Ikut Terlibat dalam Pencegahan Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 | 08:05

Selengkapnya