Berita

Zulkifli Hasan dan Erick Thohir/Net

Politik

Blunder Zulhas, Pintu Erick Thohir jadi Ketum PAN

KAMIS, 28 DESEMBER 2023 | 10:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Menteri BUMN Erick Thohir (ET) berpotensi menjadi Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) menggantikan Zulkifli Hasan atau Zulhas.

Belakangan, pintu Erick Thohir untuk mengisi kursi ketum PAN terbuka seiring manuver Zulhas yang banyak membuat blunder menjelang Pemilu Serentak 2024.

Teranyar, Zulhas terpeleset lidah karena dianggap membercandai rukun salat dengan menyebut banyak masyarakat yang diam tidak membaca “amin” setelah surah Al Fatihah dilafalkan imam dan tasyahud “dua jari”.


Menurut Direktur Eksekutif Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, blunder-blunder yang diciptakan Zulhas berpotensi menggerus elektoral PAN dan pasangan nomor urut 2, Prabowo-Gibran.

"Kalau soal blunder-blunder yang dilakukan Zulhas itu kan belakangan memang banyak, dan itu berimplikasi pada  elektabilitas Pak Prabowo termasuk PAN secara langsung maupun tidak langsung," kata Pangi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/12).

Atas alasan itu, Pangi menyebut bahwa Erick Thohir yang diketahui dekat dengan PAN karena pernah diusung sebagai capres atau cawapres dalam Koalisi Indonesia Maju (KIM), terbuka kemungkinan menggantikan Zulhas sebagai ketua umum PAN.

Meskipun, kata Pangi, pergantian ketua umum parpol tidak mudah. Sebab, ada sejumlah mekanisme yang berlaku di internal masing-masing parpol itu sendiri, tak terkecuali PAN.

“Tapi bukan tidak mungkin ada peluang kans untuk ET mengambil alih atau menjadi nakhoda dari PAN ke depannya,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya