Berita

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari/RMOL

Politik

Respon Protes Publik, KPU Gelar Rapat Evaluasi Debat Capres-Cawapres

RABU, 27 DESEMBER 2023 | 13:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan debat calon wakil presiden (cawapres) pada 22 Desember lalu dievaluasi Komisi Pemilihan Umum (KPU), usai mendapat kritik dan masukan dari banyak kelompok masyarakat.

Ketua KPU RI, Hasyim Asyari mengatakan, rapat evaluasi akan dilakukan bersama tim kampanye pasangan calon di Kantor KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu siang (27/12).

"Akan dievaluasi semua masing-masing," ujar Hasyim kepada wartawan, Rabu (27/12).


Anggota KPU RI dua periode itu tak memungkiri, sejumlah hal yang dikritik kelompok masyarakat adalah terkait teknis debat, baik itu soal tata tertib, penggunaan istilah singkatan, hingga penggunaan 3 mic oleh kontestan Pilpres 2024 yang berdebat.

"Apakah mic nya, apakah tampil atau tidak di podium, apakah peran moderator, singkatan-singkatan, bahasa asing, dan seterusnya nanti semua akan kita evaluasi," ucapnya.

Lebih lanjut, Hasyim memastikan kontroversi penggunaan 3 mic oleh cawapres di debat sepekan lalu. Di mana, dia memastikan tidak ada alat bantu berupa earphone dipasang kepada kontestan.

"Semua calon yang tampil dalam debat diberikan tiga mic. Clip on, terus yang nempel di pipi dicantolin di telinga, dan mic yang biasa dipegang itu," urai Hasyim.

"Itu dalam rangka satu saja, mengantisipasi. Siapa tahu ada diantara tiga mic itu yang tidak bisa berfungsi, masih ada pelapisnya, masih ada mic lain yang masih bisa," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Miris! Hafalan Al-Qur’an Jadi Bahan Permainan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:11

OJK Dukung Pemprov DKI Terbitkan Obligasi Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 | 02:00

Jangan Main Hakim Sendiri terkait Kasus Hafalan Al-Qur'an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:48

Dua ASN Ditjen Pajak Jadi Tersangka Korupsi PT TPL

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:23

Tak Ditemukan Luka Luar di Jenazah Sutrimo

Kamis, 13 Agustus 2026 | 01:06

Pemprov DKI Pastikan Miliki Kapasitas Keuangan Terbitkan Obligasi

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:26

Walkot Jakut Imbau Masyarakat Tetap Tenang soal Kasus Promosi Miras di Ancol

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:19

Kemendag Perluas Akses Pasar Produk UMKM dengan Libatkan Ritel Modern

Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02

Furikake dan Tantangan Pangan Bergizi: Jangan Berhenti pada Produknya

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:51

Utang Pemerintah Tembus Rp10.000 Triliun

Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:41

Selengkapnya