Berita

Anggota Komisi VII DPR RI, Yulian Gunhar/Istimewa

Politik

Soal Pemenang di Jateng, Gunhar Tantang Nusron Taruhan

RABU, 27 DESEMBER 2023 | 13:20 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Pernyataan Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran, Nusron Wahid, yang meyakini Gibran Rakabuming Raka akan meraup banyak suara di Jawa Tengah yang notabene kandang banteng, karena alasan rakyat sudah jenuh dengan PDI Perjuangan, dinilai tak memiliki dasar yang kuat oleh salah satu kader PDIP, Yulian Gunhar.

Menurut anggota Komisi VII DPR RI ini, seluruh struktur PDI Perjuangan se-Indonesia yakin bahwa Jawa Tengah akan tetap menjadi kandang banteng. Tetap jadi lumbung suara bagi PDIP, baik di ajang pemilu legislatif (Pileg) maupun pemilu presiden (Pilpres).

“Apalagi, kami PDIP se-Indonesia telah menjadikan DPD PDIP Jawa Tengah sebagai barometer kekuatan elektoral partai. Dan akan tetap menjadi wilayah yang dimenangkan PDIP, baik untuk Pileg maupun untuk pasangan Ganjar-Mahfud,” ucap Gunhar melalui keterangan tertulisnya, Rabu (27/12).


Gunhar yakin seluruh kader PDIP di Jawa Tengah sudah teruji dan tahan banting terhadap berbagai upaya sistematis dan masif untuk mengalahkan perolehan suara partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu di Pileg maupun Pilpres 2024. Apalagi menurutnya, bukan kali ini saja ada upaya merebut Jawa Tengah dari tangan PDIP.

“Maka saya yakin, mau digempur seperti apapun, dengan cara bagaimanapun, maka banteng-banteng Jawa Tengah tidak akan mundur,” tegasnya.

Keyakinan Gunhar bahwa PDIP akan tetap memenangkan suara rakyat di Jateng berdasarkan getaran spirit dan kekuatan barisan para kader, yang dirasakannya ketika menghadiri acara internal partai di provinsi tersebut.

“Saya punya insting tempur, saya sering di acara partai yang digelar di Jateng. Saya selalu merasakan getar spiritnya, getar barisannya. Maka dengan ini saya yakinkan bahwa Pak Nusron hanya omong besar. Bahkan saya berani bertaruh, bahwa PDIP akan menang di Jawa Tengah,” tandasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Ramos-Horta Puji Toleransi dan Ketangguhan Rakyat Indonesia

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:17

Polisi Konfirmasi Korban Tewas saat Demo DPR Seorang Pedagang Cermin

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:10

Aturan Turunan UU DKJ Harus Rampung Sebelum Keppres IKN Terbit

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:09

Astra Sudah Jangkau 35.726 Warga Lewat 7 Posko Gempa NTT

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:04

Penanganan Karhutla di Riau Jadi Contoh yang Baik

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:01

Budi Arie Pasang Badan Cuci Nama Jokowi

Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:00

Peluncuran Wajah Baru RS Tria Dipa, Hadirkan Teknologi Medis Teranyar

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:57

BI: Daripada Kredit, Mayoritas Bank Parkir Likuiditas di Surat Berharga

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

LPJ Diterima, Gus Yahya Akui Tak Sempurna Pimpin PBNU

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:51

Pengusutan Dugaan Korupsi di Pemkab Bogor Merembet ke Dinas Pendidikan

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:50

Selengkapnya