Berita

Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo/Net

Politik

Janji Ganjar Berikan Ruang dan Perhatian Setara bagi Anak Berkebutuhan Khusus

RABU, 27 DESEMBER 2023 | 05:57 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo, berjanji akan memberikan ruang dan perhatian setara bagi anak berkebutuhan khusus (ABK) ke kelak mereka bisa mandiri.

"Ini bisa diangkat menjadi kebijakan nasional. Saya bayangkan kalau model Sukoharjo ini bisa diterapkan, maka kalau ada anggota keluarga berkebutuhan khusus, mereka akan mendapatkan ruang, perhatian, dan ada harapan anak ini ke depannya bisa mandiri," kata Ganjar saat mengunjungi Sanggar Inklusi Tunas Bangsa di Desa Nguter, Kecamatan Nguter, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (26/12).

Ganjar pun mengapresiasi Kabupaten Sukoharjo yang menjadi satu-satunya daerah yang memiliki sanggar inklusi untuk ABK di hampir seluruh kecamatan.


Pelayanan yang diberikan untuk para ABK antara lain terapi, kelas pengembangan, forum orang tua, program kemandirian, pemberdayaan ekonomi, pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan tambahan, kelas ruang terbuka (outing class), dan kerja sama dengan institusi perguruan tinggi.

Untuk ABK yang membutuhkan terapi dan pendampingan lebih lanjut, Pemerintah Kabupaten Sukoharjo menyediakan tenaga medis untuk berkeliling di seluruh kecamatan agar bisa memaksimalkan pelayanan terhadap ABK.

Ganjar mengaku bakal mengadopsi program serupa untuk diberlakukan di seluruh daerah se-Indonesia.

"Terapisnya berkeliling ke 12 kecamatan. Ini model Sukoharjo bisa dibuat nasional sehingga anak-anak berkebutuhan khusus ini kelak bisa menjadi lebih mandiri," sebut Ganjar.

Saat menjabat Gubernur Jawa Tengah, Ganjar telah menggagas program "Sat Set Pendidikan Inklusif dan Kesetaraan" untuk meningkatkan eksistensi para penyandang disabilitas di berbagai daerah di Tanah Air.

Program yang sukses diterapkan di Jawa Tengah selama 10 tahun kepemimpinan Ganjar akan diimplementasikan secara nasional melalui 21 program kerja sat set Ganjar-Mahfud, yaitu program "Disabilitas Mandiri Berprestasi".

Program "Disabilitas Mandiri Berprestasi" tersebut antara lain kesetaraan di berbagai bidang yang meliputi pekerjaan dan upah, pendidikan, pelayanan publik, dan infrastruktur publik

Ganjar mengatakan. pengalaman dirinya sebagai Gubernur Jateng telah membuktikan pelibatan kaum difabel. Di sisi lain, pemerintah daerah wajib melibatkan kaum difabel, anak-anak, dan perempuan dalam pembangunan infrastruktur dan penyusunan rancangan peraturan daerah (raperda)  tentang pemenuhan aksesibilitas bagi penyandang disabilitas.

“Saya sedikit punya pengalaman saat menjadi gubernur. Waktu itu, kelompok disabilitas adalah salah satu kelompok yang selalu kita ajak dalam musyawarah perencanaan pembangunan, di samping kelompok perempuan dan anak. Inilah cara membuat setara semuanya dan tidak ada yang ditinggalkan, one left behind," demikian Ganjar.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

KPK Terbitkan Sprindik Baru Terkait TPPU Wali Kota Madiun Maidi

Rabu, 23 September 2026 | 18:27

Pemerintah Sediakan Pendidikan Gratis Mulai TK hingga SMA Lewat Dana BOS

Rabu, 23 September 2026 | 18:19

IHSG-Rupiah Kompak Parkir di Zona Hijau Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 23 September 2026 | 17:58

Beli Tiket MotoGP Indonesia 2026 via wondr by BNI Diskon hingga Rp300 Ribu

Rabu, 23 September 2026 | 17:41

Anggota DPRD Hingga Petinggi LSM Diperiksa KPK dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 23 September 2026 | 17:38

Prabowo Bentuk Tim Khusus Kaji Rencana Gratiskan Kuliah di PTN

Rabu, 23 September 2026 | 17:34

Bos BI Ungkap Investasi Asing Masuk RI Rp7,1Triliun, Ditopang SBN

Rabu, 23 September 2026 | 17:18

Legislator Nasdem Dorong Pembenahan Pelayaran, Belajar dari Kereta Api

Rabu, 23 September 2026 | 17:09

Pemerintah Bisa Lebih Repot Bila Daya Beli Kelas Menengah Terus Tertekan

Rabu, 23 September 2026 | 17:01

Prabowo Pantau Karhutla Sumatra-Kalimantan, 209,78 Hektare Masih Dipadamkan

Rabu, 23 September 2026 | 16:52

Selengkapnya