Berita

Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS), Anthony Budiawan/Net

Bisnis

Ekonom: Indeks ICOR Bukan Penentu Investasi

SELASA, 26 DESEMBER 2023 | 12:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Cawapres Nomor Urut 2 Gibran Rakabuming Raka yang menyebut indeks ICOR (Incremental Capital-Output Ratio) turun ke 4 hingga 5 persen akan menentukan investasi dalam debat cawapres, Jumat (22/12) lalu, dinilai kurang tepat.

Begawan ekonomi Anthony Budiawan menilai bahwa pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024 itu terlihat belum menyentuh substansi terkait investasi.

“Saat debat cawapres, Gibran bilang “kita ingin indeks ICOR kita turun ke 4 persen hingga 5 persen” sehingga investasi akan naik dan menumbuhkan trust dari calon investor. Pernyataan ini sangat keliru, dan merupakan kesalahan sangat fatal,” tegas Anthony dalam keterangan tertulisnya yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (26/12).


Anthony mengungkapkan bahwa pengetahuan Gibran terkait itu menuai kekeliruan.

“Dengan kualitas seperti ini, terbayang nasib suram bangsa Indonesia,” ujarnya.

Lebih jauh, Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) ini menjelaskan, bahwa ICOR adalah angka rasio alias bukan persentase.

“Kedua, Investasi (= Incremental Capital) menentukan tambahan output produksi (ekonomi): Incremental Output,” jelasnya.

Ketiga, kata Anthony Budiawan, rasio keduanya, Investasi (Incremental Capital) dan penambahan output (Incremental Output), dinamakan ICOR (incremental Capital-Output Ratio).

“ICOR = Investasi (Incremental Capital)/Incremental Output). Artinya, indeks ICOR bukan penentu investasi. Melainkan, Investasi dan Output menentukan ICOR,” bebernya.

Sebelumnya, Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka menanggapi pernyataan dari Cawapres Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar (Cak Imin) terkait indeks Incremental Capital Output Ratio (ICOR).

"Mungkin PR (Pekerjaan Rumah) kita ke depan adalah bagaimana kita bisa menurunkan indeks icor kita, kita ingin indeks ICOR kita turun ke 4 persen hingga 5 persen sehingga investasi akan naik dan menumbuhkan trust dari calon investor," ujar Gibran dalam debat kedua capres-cawapres 2024.

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Utang dan Delusi Pembangunan

Rabu, 16 September 2026 | 05:52

Tak Ulangi Kesalahan Purbaya, Suahasil Diharapkan Terus Gelorakan Ekonomi Konstitusi

Rabu, 16 September 2026 | 05:22

Pengukuhan Pengurus PERKAPI Bakal Dihadiri Menhum dan Ketua Komisi XIII DPR

Rabu, 16 September 2026 | 04:44

Fungsi KDKMP yang ‘Disabotase’

Rabu, 16 September 2026 | 04:24

Menhan Sjafrie Apresiasi Bantuan Jepang dalam Atasi Karhutla

Rabu, 16 September 2026 | 03:57

Politikus Senior PKS: PPHN Jangan jadi RPJPN Kedua

Rabu, 16 September 2026 | 03:30

38 Aset Senilai Rp846 Miliar Disita Kejagung dalam Kasus Febrie

Rabu, 16 September 2026 | 03:03

Kegiatan Belajar di SMPN 16 Medan Pulih 100 Persen Usai Dilanda Banjir

Rabu, 16 September 2026 | 02:48

WNA Malaysia Laporkan Pamen Polri Terkait Kasus Investasi Emas ke Bareskrim

Rabu, 16 September 2026 | 02:24

Kemensos Apresiasi Sekolah Rakyat Terintegrasi 3 Sulsel Mulai Beroperasi

Rabu, 16 September 2026 | 01:59

Selengkapnya