Berita

Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan/RMOL

Politik

Zulhas Lebih Baik Diganti Erick Thohir

SENIN, 25 DESEMBER 2023 | 17:51 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lontarkan pernyataan yang bikin polemik dan membahayakan nasib Partai Amanat Nasional (PAN) di Pemilu 2024, Zulkifli Hasan alias Zulhas disarankan untuk mundur dari posisi Ketua Umum dan diganti oleh Menteri BUMN, Erick Thohir.

Menurut Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, Zulhas telah blunder soal candaan dalam kalimat Salat tentang Amin dan tahiyat. Zulhas diyakini mengetahui candaan tersebut blunder dan membuat polemik di masyarakat.

"Sebaiknya Zul minta maaf, karena tindakannya jelas-jelas pasti merusak PAN. Bisa menggerus suara PAN di Pileg," kata Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/12).


Apalagi kata Muslim, kader-kader di akar rumput tidak sejalan dengan pusat dalam soal dukungan terhadap capres-cawapres.

Muslim pun menyinggung soal hengkangnya tokoh Reformasi, Amien Rais dari PAN dan membentuk Partai Ummat. Hal itu menunjukkan bahwa Zulhas gagal memimpin PAN, meskipun dijadikan menteri oleh Presiden Joko Widodo.

"Oleh karenanya, sebaiknya untuk keselamatan partai, Zul mundur saja dari PAN. Masa iya Partai PAN yang berbasis umat menghina kaifiat salat secara sengaja?" terang Muslim.

Selain itu, Muslim pun juga membeberkan kegagalan Zulhas dalam memimpin PAN lainnya. Di mana, PAN punya sejarah memiliki capres atau cawapres sendiri, seperti Amien Rais dan Hatta Rajasa.

"Sedangkan sekarang PAN hanya menjadi pengekor politik dinasti. Semua itu kelemahan Zul selama pimpin PAN. Dengan segala blunder dan kelemahan PAN dipimpin Zulhas, sebaiknya mundur saja. Jika Zulhas mundur, bisa digantikan Erick Thohir, karena PAN juga dekat dengan Erick," pungkas Muslim.

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Mantan Relawan: Jokowi Takut Ijazahnya Terungkap di Pengadilan

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:06

Eggi Sudjana Nyetir Mobil Mewah di Malaysia Bukan Hoaks

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:01

Madu Dari Sydney

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:32

Zakat Harus Jadi Bagian Solusi Kebangsaan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:27

Sudirman Said Dilamar Masuk Partai Gema Bangsa

Sabtu, 17 Januari 2026 | 23:01

Trump Ancam Kenakan Tarif ke Negara yang Tak Sejalan soal Greenland

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

Dirut Indonesia Air Transport Klarifikasi Kru Pesawat Bawa Pegawai KKP Hilang Kontak di Maros Bukan Delapan

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:51

KKP Terus Monitor Pencarian Pesawat ATR 42-500 Usai Hilang Kontak

Sabtu, 17 Januari 2026 | 22:09

Ini Identitas dan Pangkat Tiga Pegawai KKP di Pesawat ATR yang Hilang Kontak di Maros

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:48

Klarifikasi Menteri Trenggono, Pesawat ATR Sewaan KKP yang Hilang Kontak di Maros Sedang Misi Pengawasan Udara

Sabtu, 17 Januari 2026 | 21:37

Selengkapnya