Berita

Komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil/Ist

Politik

Termakan Strategi Gibran, Komunikolog: Cak Imin dan Mahfud hanya Menang Predikat

SENIN, 25 DESEMBER 2023 | 14:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sangat disayangkan seorang profesor dan ketua umum partai politik termakan oleh strategi politik yang dilakukan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka saat debat Cawapres yang diselenggarakan KPU RI pada Jumat (22/12) lalu.

Hal itu disampaikan komunikolog politik dan hukum nasional, Tamil Selvan alias Kang Tamil merespons sikap dua cawapres lain, yakni Cawapres Nomor Urut 1, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, dan Cawapres Nomor Urut 3, Mahfud MD yang dianggap termakan oleh strategi politiknya Gibran saat berdebat.

"Kalau kemudian gaya Gibran yang katanya mirip Pak Jokowi menggunakan istilah-istilah Inggris, ya itu biasa dalam debat," kata Kang Tamil kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (25/12).


Dia meyakini, konsultan politik Presiden Joko Widodo dengan konsultan politiknya Gibran adalah orang yang sama. Untuk itu, Gibran turut menggunakan trik yang sama, yakni menggunakan istilah-istilah yang asing di publik.

"Yang saya sayangkan, strategi politik yang dimainkan oleh Gibran, itu bisa kemakan oleh Profesor Mahfud MD dan Ketua Umum partai politik (PKB) Cak Imin, yang jam terbang mereka sudah luar biasa," terang Kang Tamil.

Menurut Kang Tamil, Cak Imin dan Mahfud MD tidak mempunyai kemampuan debat untuk menangkap serangan dari Gibran.

"Jadi terlihat banget ketimpangannya kemarin itu. Bagi kita-kita yang memang kesehariannya itu diskusi, selalu berdebat, kita lihat, jadi kalau saya boleh ngomong, Cak Imin dan Prof Mahfud ini hanya menang di predikat saja. Tapi sebenarnya kualitas dirinya tidak sebesar predikat yang disandangnya," pungkas Kang Tamil.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya