Berita

Capres Nomor Urut 1 Anies Baswedan saat berziarah ke makam KH Bisri Mustofa, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Senin (25/12)/Ist

Politik

Tanggapi Kelakar Ketua PBNU, Anies: Yang Penting Ikhtiar!

SENIN, 25 DESEMBER 2023 | 12:33 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Capres Anies Baswedan menanggapi santai candaan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf yang menyebut Paslon satu akan kalah di Pilpres 2024.

Anies yang berpasangan dengan Cawapres Muhaimin Iskandar memilih untuk fokus berikhtiar menjaring dukungan dengan terus berkeliling Indonesia.

"Tugas kami sekarang sebagai calon ya berkeliling mensosialisasikan gagasan, sosialisasikan ide," kata Anies usai berziarah ke makam KH Bisri Mustofa, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Senin (25/12).


Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu tak mau terpengaruh dengan suara sumbang yang berniat menjatuhkan.

"Siapa saja berhak untuk memberikan komentar, prediksi, tetapi bagi kami yang penting ikhtiar yang kami kerjakan," jelas jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu.

Anies pun berkeyakinan semakin hari banyak masyarakat yang menyadari pentingnya perubahan dan ikut mendukung pasangan Amin untuk mewujudkan hal tersebut.

"Kami cukup yakin makin hari makin banyak pandangan bahwa perubahan itu dibutuhkan," pungkasnya.

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf meramalkan bahwa Muhaimin Iskandar kalah dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Candaan tersebut dilontarkannya saat berpidato pada acara Haul Kyai Haji Muhammad Al Munawwir di Sewon, Bantul, Daerah Istimewa (DIY) Yogyakarta, Sabtu (23/12).

Kalau Pak Muhaimin seingat saya baru sekali ini (ikut haul). Mudah-mudahan setelah ini istiqomah hadir dalam haul, walaupun tidak menang tetap datang," kelakar Gus Yahya, panggilan akrabnya.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya