Berita

Komandan TKN pemilih muda cluster perempuan (Pink Fanta) Prabowo-Gibran, Suci Suaib Saenong (kiri), di Markas TKN Fanta HQ, Jakarta/Istimewa

Politik

Program Strategis Prabowo-Gibran untuk Perempuan: Atasi Stunting dan Pemberdayaan UMKM

SENIN, 25 DESEMBER 2023 | 00:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Penuntasan stunting dan pemberdayaan UMKM menjadi 2 isu strategis bagi perempuan yang dibawa capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

"Kekurangan Indonesia ini adalah tentang pencegahan stunting yang belum maksimal. Lalu, investasi yang masuk di Indonesia itu berdampak pada kami pelaku UMKM di daerah. Dan ini yang dijanjikan Pak Prabowo dan Mas Gibran untuk melanjutkan itu," ucap Komandan Tim Kampanye Nasional (TKN) pemilih muda cluster perempuan (Pink Fanta) Prabowo-Gibran, Suci Suaib Saenong, dalam Talk Show Pink Fanta di Markas TKN Fanta HQ, Jakarta, Minggu (24/12).

Suci mengatakan, program pencegahan stunting yang dibawa Prabowo-Gibran berupa pemberian nutrisi bagi ibu hamil hingga pemberian makan siang dan susu gratis bagi siswa sekolah dan santri, akan membawa dampak positif bagi perempuan dan pelaku UMKM.


"Sangat berdampak, karena produk lokal dan akan dibeli. Susu, telur, itu dibeli dari UMKM di daerah tersebut. Pasti warung-warung laku, dan itu yang sangat terbantu di daerah. Bukan soal UMKM saja, melainkan kesehatan masyarakat juga terjamin," papar Suci.

Suci menambahkan, kesuksesan Indonesia menyiapkan generasi emas berada di tangan perempuan. Sebab, dari rahim perempuan anak-anak menerima pendidikan pertamanya.

Karena itu, Suci mengajak para perempuan untuk memilih Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024, karena paslon nomor urut 2 ini memiliki program kerja yang pro kepentingan perempuan.

"Kita tahu pemilih perempuan lebih besar dibanding pemilih laki-laki di Indonesia ya. Program-program untuk mendukung perempuan itu juga adalah di paslon nomor 2," jelasnya.

"Inilah yang kita tegaskan kepada perempuan-perempuan di Indonesia bahwa pilih calon yang mengutamakan perempuan," demikian Suci.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya