Berita

Pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim/Ist

Politik

Pangsa Pasar Pemilih Makin Luas Jika Gibran Ikut Debat di Luar KPU

MINGGU, 24 DESEMBER 2023 | 21:43 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Pangsa pasar pemilih bisa semakin besar jika Calon Wakil Presiden Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka, mau mengikuti debat yang digelar di luar KPU RI. Terlebih pada debat yang digelar KPU saja tampil memukau.

Pengamat politik dari Motion Cipta Matrix, Wildan Hakim, mengatakan keengganan Gibran berdebat di luar KPU merupakan bagian dari taktik komunikasi politik.

"Tim komunikasi Gibran berupaya meminimalisir efek negatif yang muncul dari ajang debat di luar KPU. Itu pilihan sikap yang wajar," kata Wildan kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (24/12).


Sebab, sambung dosen ilmu komunikasi Universitas Al-Azhar Indonesia itu, penonton ajang debat di luar KPU bisa dari mana saja, berbeda dengan debat yang diselenggarakan KPU, yang penontonnya diatur secara ketat.

"Bila Gibran mau atau bersedia debat di luar KPU, pangsa pasar pemilih makin luas," pungkas Wildan.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya