Berita

Ketua Umum Arus Baru Indonesia (ARBI) Guntur Subagja Mahardika/Ist

Politik

Gibran Bukan Kaleng-kaleng, Pilihan Favorit Pemilih Muda

MINGGU, 24 DESEMBER 2023 | 16:55 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Penampilan calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raka dalam debat cawapres sangat prima, menguasai masalah, dan unggul dari kandidat capres lainnya. Realita ini menepis keraguan sebagian orang mengenai kapasitas dan kapabilitas capres pasangan Prabowo Subianto ini.

"Penampilan mas Gibran sangat luar biasa, bukti beliau bukan kaleng-kaleng. Ini akan menjadi pilihan favorit pemilih muda," kata Ketua Umum Arus Baru Indonesia (ARBI) Guntur Subagja Mahardika dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (24/12).

Performa Gibran yang enerjik, cerdas, serta detail dengan bahasa komunikasi yang lugas dan terstruktur, sebut Guntur, akan menarik pemilih yang belum menentukan pilihan (swing voters) dan masa mengambang (floating mass), khususnya para milenial dan generasi Z.


Penguasaan masalah ekonomi kerakyatan, ekonomi kreatif, dan ekonomi digital sangat mumpuni. Bahkan keberpihakan terhadap masyarakat muslim juga dinyatakan secara eksplisit.

"Mas Gibran satu-satunya cawapres yang menyampaikan komitmennya dalam pengembangan ekonomi syariah, ia akan menyiapkan santri dan anak muda ahli di bidang perbankan syariah, termasuk sektor ekonomi syariah lainnya seperti industri halal," kata Guntur.

Guntur menjelaskan, perputaran ekonomi syariah di dunia saat ini mencapai 3 triliun dolar AS dan potensinya lebih besar dengan kekuatan penduduk muslim dunia sebanyak 1,8 miliar jiwa.

"Ini bisa menjadi kekuatan ekonomi nasional, Indonesia dapat menjadi hub ekonomi syariah di Asia dan dunia," urai Guntur.

Komitmen Gibran tentang ekonomi syariah, papar Guntur, seiring dengan langkah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

"Presiden Jokowi mencanangkan Indonesia pusat industri halal dunia pada 2024, yang implementasinya menjadi refocusing Wapres Kiai Ma'ruf Amin," kata Guntur.

Apa yang disampaikan Gibran, jelas Guntur, juga selaras dengan visi misi ARBI yang antara lain mengusung ekonomi kerakyatan, ekonomi keumatan, memangkas kemiskinan, mempersempit kesenjangan, serta menurunkan rasio gini ketimpangan ekonomi dan sosial.

"Visi ARBI mewujudkan keadilan sosial bagi bangsa Indonesia," demikian Guntur.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya