Berita

Menaker Ida Fauziyah pada Ulang Tahun ke-46 BPJS Ketenagakerjaan/Ist

Bisnis

40 Juta Peserta Aktif, Menaker Apresiasi Kinerja BPJS Ketenagakerjaan

MINGGU, 24 DESEMBER 2023 | 14:13 WIB | LAPORAN: ACHMAD RIZAL

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah, mengapresiasi kinerja BPJS Ketenagakerjaan terkait kepesertaan yang melampaui angka 40 juta peserta aktif.

Apresiasi itu disampaikan pada sambutan Malam Silaturahmi Ulang Tahun ke-46 BPJS Ketenagakerjaan, di Jakarta, pekan lalu.

“Apresiasi atas kinerja BPJS Ketenagakerjaan, alhamdulillah perkembangan kepesertaan cukup tajam,” katanya.


Dia juga mengatakan, kondisi ekonomi dan ketenagakerjaan Indonesia mengalami perbaikan, tampak dari Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Indonesia per Agustus 2023 sebesar 5,37 persen, turun 6,77 persen dibanding Agustus 2022 sebesar 5,86 persen.

Dengan begitu, sambungnya, semakin banyak angkatan kerja masuk pasar kerja atau bekerja. Ida berpesan kepada BPJS Ketenagakerjaan agar memastikan semua pekerja yang masuk ke pasar kerja terlindungi program-program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan.

“Semakin tinggi angkatan kerja masuk pasar kerja, menjadi tantangan bagi BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan mereka menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” harapnya.

Selain pasar kerja dalam negeri, kata Ida, potensi masyarakat Indonesia bekerja ke luar negeri juga meningkat, seiring meningkatnya peluang kesempatan kerja.

Ida mencontohkan Jepang yang tengah mengalami ageing society, yang menyebabkan negara itu butuh pekerja asing dalam jumlah besar. Melalui kerja sama dengan Indonesia, negara itu menargetkan menyerap 100 ribu pekerja migran Indonesia dalam 5 tahun ke depan.

“Begitu besarnya peluang kerja kita di luar negeri, saya ingin sampaikan bahwa itu tantangan yang harus dilakukan BPJS Ketenagakerjaan untuk melindungi pekerja migran kita dengan program-program BPJS Ketenagakerjaan,” ujarnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya