Berita

Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman/Net

Politik

Direktur CERI Beberkan Potensi Kerugian PGN dari Kerjasama Suplai LNG ke Gunvor

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 16:45 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Naik turunnya harga saham Subholding gas Pertamina (Persero) yaitu PT PGN Tbk atau PGAS dalam beberapa hari ini, menunjukkan adanya kebingungan para investor di lantai bursa atas kinerja PGAS ke depan adalah sulit dibantah.

Dalam analisa Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman, terbatasnya informasi yang disampaikan PGN ke publik maupun investor, mengakibatkan sulitnya para analis membedah resiko investasi.

Terutama, kata Yusri, adalah analisa berapa besar potensi kerugian akibat dari trading LNG dengan Gunvor Pte Ltd Singapore, yang belakangan jadi sorotan investor.


Menurut Yusri, jika ada komentar pengamat dan analis bursa mengatakan optimis bahwa PGN bisa mengatasinya resiko dan jika mengalami kerugian itu bagian dari resiko bisnis adalah pendapat sesat.

"Sebab menurut LHP BPK RI aksi menanda tangani MSPA dan CN saat itu bukan keputusan direksi dan tidak melibatkan fungsi manajemen PGN," kata Yusri dalam keterangannya, Sabtu (23/12).

Dari beberapa sumber, kata Yusri, sebenarnya dapat dikumpulkan data perkiraan yang bisa digunakan untuk menghitung potensi kerugian trading LNG PGN dengan Gunvor tersebut.

"Dari data-data maupun informasi terbatas yang beredar dapat diketahui bahwa jumlah kargo yang diperjualkan adalah sebanyak 8 kargo setahun, selama periode 4 tahun mulai Januari 2024. Artinya total kargo yang dijual ke Gunvor adalah 32 kargo," kata Yusri.

"Informasi lain juga terdengar bahwa harga jual LNG ke Gunvor adalah sekitar 11,5 Dolar AS/MMBTU dan denda maksimal yang bisa ditanggung PGN adalah sebesar 130 persen dari nilai kontrak," sambungnya.

Diuraikan Yusri lebih lanjut, informasi lain yang dia dapatkan juga menyebutkan bahwa kuantitas satu kargo LNG tersebut adalah 3-3,7 juta MMBTU. Dari data di atas maka dapat dihitung bahwa perkiraan harga minimum 1 kargo LNG yang dikirim ke Gunvor adalah 34.500.000 Dolar AS,  sedangkan untuk harga maksimumnya adalah 42.550.000 Dolar AS.

"Dari dua nilai minimum dan maksimum di atas, dapat dihitung bahwa potensi total kerugian selama periode kontrak yang akan dihadapi PGAS adalah antara sekitar 1,435 miliar Dolar AS sampai dengan 1,768 miliar Dolar AS atau setara Rp22,4 triliun," bebernya.

Menurut LHP BPK RI April 2023, lanjut Yusri, potensi kerugian selama 4 tahun periode kontrak sekitar 117.972.000 Dolar AS hingga 376.992.000 Dolar AS berdasarkan klaim atau denda Gunvor 33 persen dari nilai kargo.

"Potensi kerugian inilah yang sampai saat ini terkesan masih coba ditahan oleh manajemen PGN untuk disampaikan ke publik dengan berlindung pada klausul 'Non Disclosure Agreement', ketika PGN  mengadakan 'online hearing' dengan PT BEI pada 13 Desember 2023," tandasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

DPR Dorong Pemerataan APBN Demi Daerah 3T Tidak Tertinggal

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:50

Utut Adianto Ngarep PDIP Tidak Ditinggalkan dalam RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 03:20

Dasco Pastikan Tak Akan Tinggalkan Fraksi PDIP di RUU Pemilu

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:50

Pidato Prabowo Bukti Pemerintah Berada di Jalur yang Benar

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 02:23

Purbaya: Pajak Karbon Motor BBM Masih Dikaji, Belum Final

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:57

Prabowo Pilih Guyur Insentif Motor Listrik Ketimbang Perbesar Subsidi BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:45

Perkuat Pasar Muslim Jelang Libur Akhir Tahun, Taiwan Bidik Wisatawan RI

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 01:14

RUU Daerah Kepulauan jadi Kado Puluhan Juta Masyarakat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:59

Pidato Kenegaraan Prabowo Tunjukkan Kejelasan Arah Pemerintah

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:31

Status Tim Penyelesaian Sengketa Internal PPP Dinilai Cacat Hukum

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 00:07

Selengkapnya