Berita

Menteri luar Negeri RI, Retno Marsudi dan Menlu Maroko, Nasser Bourita di Rabat pada Jumat, 22 Desember 2023/Twitter

Bisnis

PT Pupuk Indonesia Perkuat Kerjasama Fosfat dengan OCP Group Maroko

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 13:56 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Untuk menjamin ketahan pangan nasional, Indonesia berupaya memastikan keamanan pasokan industri pupuk jangka panjang.

Oleh sebab itu, Indonesia tengah berusaha meningkatkan kerjasama pembelian bahan baku pupuk dengan Maroko yang terkenal memiliki lebih dari 70 persen cadangan fosfat di dunia.

Dalam Press Briefing kunjungan ke Rabat pada Jumat (22/12), Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi mengungkap bahwa pihaknya telah mendorong peningkatan kerjasama PT Pupuk Indonesia dengan OCP Group Maroko selama pertemuannya dengan Menlu Maroko, Nasser Bourita.


"Kita sedang menjajaki penguatan kerjasama investasi dengan mitra di Maroko untuk memastikan keamanan suplai bahan baku fosfat di Indonesia," ungkapnya.

Dijelaskan Menlu, sebenarnya  PT Pupuk Indonesia telah lama menjalin kerja sama dengan OCP Group Maroko untuk pembelian bahan baku pupuk.

"Jumlah pembelian mineral dari OCP Group selama rentang 2018-2023, mencapai lebih dari 2 juta ton," kata Retno.

Dia berharap, kerjasama yang erat antara kedua pihak dapat mendukung keamanan dan keberlanjutan rantai pasok pupuk di Indonesia.

Menlu RI melakukan kunjungan singkat selama 24 jam di Rabat, Maroko pada Jumat (22./12).

Kunjungan tersebut merupakan yang terakhir dari rangkaian kunjungan ke tiga negara di Afrika Utara, yaitu Aljazair, Tunisia dan Maroko.

Sebelum melakukan pertemuan bilateral dengan Menlu Maroko, Retno terlebih dahulu memberikan penghormatan dan meletakkan karangan bunga di makam Raja Muhammad Ke-5 serta Raja Hassan Ke-2.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya