Berita

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy/Net

Politik

Stunting dan Miskin Ekstrem di Wilayah Penyangga IKN Membaik

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 08:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penanganan kasus stunting dan kemiskinan ekstrem di wilayah Ibukota Negara (IKN) Nusantara, tepatnya di Kabupaten Penajam Paser Utara berangsur membaik.

Kondisi tersebut dipantau langsung Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy usai mengunjungi Desa Giri Mukti, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis lalu (21/12).

Menurut laporan Kepala Desa Giri Mukti, Hendro Jatmiko Sormin, jumlah keluarga dengan kategori miskin ekstrem di desa tersebut ada 67 keluarga. Sementara jumlah balita dengan kondisi stunting tercatat ada enam orang dari total warga sebanyak 451 jiwa.


“Capaian yang diperoleh desa ini sudah baik. Saya berharap upaya Desa Giri Mukti dalam menekan angka stunting dan kemiskinan ekstrem dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” kata Muhadjir dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (23/12).

Data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE), tingkat kemiskinan ekstrem Kabupaten Penajam Paser Utara sebesar 1,13 persen atau 11,80 ribu jiwa. Posisi kemiskinan ekstrem pada tahun 2022 sudah di bawah angka kemiskinan ekstrem Kalimantan Timur.

Sementara itu, prevalensi stunting di Kabupaten Penajam Paser Utara tahun 2022 sebesar 21,8 persen. Angka ini masih berada di atas prevalensi stunting nasional.

Namun demikian, prevalensi stunting di kabupaten penyangga IKN telah mengalami penurunan cukup signifikan, yakni sebesar 5,5 persen dari tahun 2021.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya