Berita

Calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD/Repro

Politik

Dibongkar Mahfud, Rekrutmen Diplomat Banyak Titipan Partai

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 06:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Sistem rekrutmen diplomat Indonesia untuk ditugaskan menjadi duta besar harus dievaluasi. Pasalnya, saat ini banyak diplomat yang merupakan titipan partai politik.

Hal itu diungkap calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD, dalam debat cawapres yang digelar di Jakarta Convention Center, Senayan, Jumat malam (22/12).

"Saya kira sistem rekrutmen diplomat sekarang ini harus ditinjau ulang. Dulu diplomat-diplomat bagus," kata Mahfud.


Menko Polhukam ini menyebut, saat ini banyak diplomat yang berasal dari titipan partai politik. Sehingga, tidak mengerti dasar-dasar menjadi seorang diplomat.

"Sekarang ini kadangkala ada titipan dari partai, kalau dari partai belum masuk, di DPR-nya belum disahkan, (titipan) partai ini belum masuk," ucap Mahfud.

"Sesudah bertugas itu enggak jelas, dia enggak ngerti dasar-dasar diplomasi. Sehingga kalau saya diberi kewenangan nanti diplomasi diatur kembali, betul-betul yang memenuhi syarat," pungkasnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya