Berita

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud/Istimewa

Politik

Wakil Ketua MUI Ajak Semua Pihak Buka Ruang Tabayun Terkait Candaan Zulhas

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 02:43 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Semua pihak diimbau untuk membuka ruang tabayun terkait polemik yang muncul dari candaan Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan atau Zulhas soal pelafalan Amin dalam sholat.

Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Marsudi Syuhud mengatakan, candaan itu kemudian menimbulkan reaksi di tengah masyarakat. Itu sebabnya Kiai Marsudi pun mendorong semua pihak untuk membuka ruang klarifikasi.

"Kita harus bisa mengedepankan sikap tasamuh (saling menghargai dan menghormati), membuka ruangan untuk saling tabayun, klarifikasi, dan saling memaafkan," ucap Kiai Marsudi di Jakarta, Jumat (22/12).


Selain itu, dirinya juga mengajak masyarakat untuk bijak menanggapi peristiwa ini dan tidak mudah terpecah belah.

"Yang membuat orang salah paham itu biasanya karena adanya persaingan, khususnya di Indonesia yang sedang menghadapi pemilu," imbuh Kiai Marsudi.

Untuk menghadapi persaingan, dia mengajak semua pihak untuk memberikan kabar gembira, dan tidak mengangkat informasi yang bisa jadi gergeran (keributan).

Guna menghindari dampak negatif yang lebih luas, Kiai Marsudi meminta semua pihak untuk menahan diri dan tidak saling lapor.

"Dalam konteks mengedepankan sikap tasamuh, tabayun, dan saling memaafkan, menurut saya tidak perlu lapor-lapor. Kenapa? Sebab yang menjadikan hal ini gergeran (candaan) ya tokoh-tokoh kita semua," tandas Kiai Marsudi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya