Berita

Cawapres nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka/Repro

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Dianggap Tak Jawab Pertanyaan, Gibran Tegaskan Program Makan Siang Gratis Investasi Menuju Indonesia Emas

SABTU, 23 DESEMBER 2023 | 00:16 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, mempertegas pernyataannya tentang infrastruktur sosial yang kurang dimengerti calon wakil presiden nomor urut 3, Mahfud MD.

Penegasan ini dilakukan Gibran karena Mahfud menganggap dirinya tidak menjawab pertanyaan panelis tentang infrastruktur sanitasi dan air bersih. Mahfud menilai Gibran malah membahas soal stunting saat menjalani debat kedua, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Jumat malam (22/12).

Membalas dugaan Mahfud, Gibran lantas menjawab, bahwa yang dibahas dirinya itu merupakan infrastruktur sosial. Gibran pun melanjutkan penjelasannya dengan membahas soal program makan siang gratis yang diusungnya bersama capres Prabowo Subianto.


“Saya bicara masalah infrastruktur sosial. Stunting itu loh pak. Saya perjelas lagi. Kita punya program makan siang gratis. Banyak yang nyinyir. Sekali lagi, program makan siang gratis adalah investasi menuju Indonesia Emas,” kata Gibran membalas pernyataan Mahfud MD.

Gibran menuturkan, program makan siang gratis dengan anggaran Rp400 triliun itu adalah stimulan untuk ibu-ibu, warteg-warteg, warung-warung, katering-katering, di daerah.

“Bayangkan, 400 T mengucur ke daerah-daerah, semua ibu-ibu ikut memasak makan siang untuk anak-anak kita. Itu pak yang saya maksud dengan infrastruktur sosial. Program makan siang gratis, inves ke depan menuju Indonesia emas,” tutupnya.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya