Berita

Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 1 Muhaimin Iskandar alias Cak Imin/Rep

Politik

DEBAT PILPRES 2024

Cak Imin Tegaskan Target Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Realistis

JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 21:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Calon presiden nomor urut satu, Muhaimin Iskandar alias Cak Imin berambisi meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia secara bertahap, mulai dari 5,5 hingga 6 persen.

Demikian dikatakan Cak Imin dalam debat cawapres yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta Pusat, pada Jumat malam (22/12).

Cak Imin menekankan bahwa pihaknya bisa saja membuat target pertumbuhan ekonomi di atas 7 persen, namun dirinya ingin mewujudkan pertumbuhan yang berkualitas dan inklusif.


Menurutnya, target 5,5 hingga 6 persen yang ditetapkan paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) merupakan hal yang realistis dan tidak membebani negara dengan utang luar negeri.

"Target yang berjumlah 5,5 hingga 6 persen itu realistis yang tidak membebani bagi proses pembangunan kita di masa mendatang," kata Cak Imin.

Cak Imin menekankan bahwa pihaknya berusaha menjaga APBN tetap sehat dan tidak mewariskan beban utang jangka panjang pada generasi mendatang.

"Sekarang saja persentase APBN Rp3.000 triliun untuk bayar utangnya cukup tinggi. Utang luar negeri yang terlalu banyak, mengakibatkan beban bukan hanya pemerintahan hari ini, tapi juga anak turunan kita akan mengalami banyak beban utang yang panjang," kata Cak Imin.

Debat kali ini mengangkat tema ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur, dan perkotaan.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Si Jago Tua yang Dilupakan

Senin, 31 Agustus 2026 | 04:40

UPDATE

Jaksa Agung: Ini Saatnya, Badai Harus Berlalu

Rabu, 02 September 2026 | 22:09

Dugaan Pelanggaran Etik, Perwira Polri Dilaporkan ke Propam

Rabu, 02 September 2026 | 21:49

BPOM Butuh Anggaran Rp2,4 Triliun, Rp509 Miliar Khusus Kawal MBG

Rabu, 02 September 2026 | 21:21

DPR Minta Pelaku Pembakaran Hutan Dihukum Mati

Rabu, 02 September 2026 | 21:04

Halmahera Tengah Diguncang Gempa, Belasan Rumah dan Faskes Rusak

Rabu, 02 September 2026 | 20:45

Polri Ujung Tombak Demokrasi dalam Aksi 27 Agustus

Rabu, 02 September 2026 | 20:22

Keluarga Indonesia Diajak Siapkan Warisan Bermakna

Rabu, 02 September 2026 | 19:46

Dari Rival Menjadi Sekutu: Strategi Othello Prabowo

Rabu, 02 September 2026 | 19:30

Siswa Tak Libur di Tengah Kabut Asap, Kadisdik Kalteng Diminta Tak Asal Ambil Keputusan

Rabu, 02 September 2026 | 19:23

Indonesia Tak Bisa Akal-akali Alokasi Jemaah Haji dari Arab Saudi

Rabu, 02 September 2026 | 19:17

Selengkapnya