Berita

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy saat meluncurkan aplikasi SIZE/Ist

Politik

Tangani Zoonosis, Pemerintah Luncurkan Aplikasi SIZE

JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 17:57 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pemerintah meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Zoonosis dan Emerging Infectious Diseases (SIZE) untuk membantu menangani ancaman penyakit menular dari hewan ke manusia (zoonosis) seperti rabies, antraks, leptospirosis, dan flu burung.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, aplikasi ini merupakan alat bantu untuk mengurai hambatan dalam koordinasi dan pertukaran data lintas sektor dari tingkat daerah hingga pusat.

"Aplikasi SIZE mengoptimalkan respons cepat terhadap kejadian zoonosis serta terhadap emerging infectious diseases atau penyakit infeksius baru (PIB)," ujar Muhadjir dalam keterangan tertulisnya, Jumat (22/12).


Aplikasi ini menghubungkan tiga sistem surveilans kesehatan di tiga instansi, yakni sistem kewaspadaan dini dan respons (SKDR) di Kemenkes, sistem informasi kesehatan hewan terintegrasi nasional (Isikhnas) di Kementan, dan sistem informasi kesehatan satwa liar (Sehatsatli) di Kementerian LHK.

Ada beberapa fitur yang ada di aplikasi SIZE, mulai dari notifikasi kewaspadaan, penghubungan antar kasus, pencatatan respons cepat, dan evaluasi kinerja respons kasus lintas sektor.

Aplikasi ini nantinya digunakan petugas lapangan di sektor kesehatan masyarakat, kesehatan hewan, konservasi (satwa liar), atau petugas lain yang tergabung dalam tim respons cepat (TRC) Tikor zoonosis dan PIB yang dibentuk kepala daerah.

"Mudah-mudahan aplikasi ini bisa berfungsi maksimal sehingga bisa lebih profesional, cekatan dalam merespons berbagai macam kasus zoonosis," tegas Muhadjir.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya