Berita

Gibran Rakabuming Raka, Muhaimin Iskandar, dan Mahfud MD/Ist

Publika

Mampukah Gibran Kalahkan Cak Imin dan Mahfud?

OLEH: TONY ROSYID
JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 16:46 WIB

JANGAN lewatkan. Malam ini. Debat cawapres akan tayang. Live. Inilah debat yang ditunggu-tunggu. Pasti seru.

Tiga cawapres akan hadir. Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Gibran Rakabuming Raka dan Mahfud MD.

Gibran yang jadi perhatian. Paling ditunggu. Kenapa? Pertama, Gibran cawapres termuda. Usia kurang dari 40 tahun. Dan baru dua tahun menjadi walikota Solo.


Kedua, Gibran selama ini banyak menghindari debat di depan publik. Alasannya: tidak resmi. Hanya debat di KPU yang resmi.

Kabarnya, Gibran telah lama menyiapkan diri untuk berdebat di KPU. Gibran paling siap. Kata Ridwan Kamil: Gibran nggak akan kalah dengan dua cawapres lainnya. Sudah sangat siap untuk menghadapi Cak Imin dan Mahfud.

Mampukah Gibran menghadapi Cak Imin dan Mahfud? Pasti bikin penasaran kan?

Satu hal lagi yang membedakan Gibran dengan Cak Imin dan Mahfud. Cak Imin punya pengalaman panjang di politik dan pemerintahan. Alumi UGM ini pernah lima tahun jadi menteri, anggota DPR puluhan tahun, dan tiga periode menjadi ketua umum PKB. Apakah pengalaman panjang ini bisa dikalahkan oleh Gibran yang baru dua tahun jadi walikota Solo?

Mahfud pernah jadi anggota DPR dan beberapa kali jadi menteri. Profesor hukum ini juga pernah jadi ketua Mahkamah Konstitusi alias MK. Pengetahuan dan pengalamannya cukup matang. Apakah Mahfud akan juga dikalahkan oleh Gibran?

Mungkinkah Mahfud sudah dipanggil Jokowi agar dalam debat malam ini mau mengalah untuk Gibran? Inilah usil publik. Namanya juga usil. Bisa salah, bisa benar. Ya, kita lihat saja malam ini. Apakah Mahfud akan tajam memberi pertanyaan dan pernyataannya kepada Gibran? Atau hanya nornatif saja.

Ketiga, pencalonan Gibran kontroversial. Gibran adalah produk MK yang keputusannya menyebabkan ketua MK dicopot dari posisi sebagai hakim ketua. Terbukti melanggar etik. Sekali lagu, terbukti.

Hari ini, komisioner KPU sedang diperiksa oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPKP) karena menerima pendaftaran Gibran sebelum mengubah lebih dulu Peraturan KPU (PKPU).

Intinya, Gibran kontroversial. Sesuatu yang kontroversial, pasti ramai dan menarik untuk ditonton.

Sayangnya, debat malam ini tentang ekonomi, keuangan, pajak, APBN-APBD dan sejenis. Sehingga, Cak Imin dan Mahfud tidak akan bisa menyoal kontroversi yang terjadi di MK ini.

Akankah Cak Imin dan Mahfud akan bertanya: apakah kesuksesan bisnis Gibran ada hubungannya dengan APBN yang dikelola ayahnya?  Kayaknya, pertanyaan ini nggak akan muncul.

Penulis adalah Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya