Berita

Ketua DPP PDIP Bidang Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat/Ist

Politik

PDIP Yakin Debat Cawapres Bisa Ubah Konstelasi Politik

JUMAT, 22 DESEMBER 2023 | 16:20 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP meyakini debat cawapres yang akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Jumat malam (22/12) mulai pukul 19.00 WIB, akan mengubah konstelasi politik Pilpres 2024.

Pasalnya, pada debat perdana capres beberapa waktu lalu, capres nomor urut 2 Prabowo Subianto tampil emosional hingga menimbulkan kontroversi di media sosial.

Demikian disampaikan Ketua DPP PDIP Bidang Kaderisasi Djarot Saiful Hidayat dalam keterangan tertulisnya yang diterima redaksi sesaat lalu, Jumat (22/12).


“PDI Perjuangan meyakini bahwa debat akan mampu mengubah konstelasi politik Pilpres. Dalam tampilan debat pertama, nampak Pak Prabowo sangat emosional. Pernyataan tentang ‘etik ndasmu’ menunjukkan emosi jiwa beliau yang terus terbawa dan ditumpahkan dalam acara Partai Gerindra,” kata Djarot.

Djarot menambahkan, opini yang berkembang di media sosial (medsos) menunjukkan pernyataan yang sangat negatif dan membuka kembali wajah autentik seorang Prabowo. Menurutnya, Prabowo sangat jauh berbeda dengan karakter Presiden Joko Widodo (Jokowi) apalagi Ganjar Pranowo.

“Ternyata reach-nya mencapai 56 juta pemilih, dan hal itu akan sangat merugikan Prabowo-Gibran dan Partai Gerindra,” kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Atas dasar itu, Djarot meyakini bahwa pasangan cawapres nomor urut 3 Mahfud MD akan menampilkan wajah ekonomis kerakyatan dalam debat cawapres nanti malam. Ia menyebut ekonomi kerakyatan yang akan dijabarkan nanti memiliki ciri kolaboratif, berdikari, melek digital serta kreatif.

“Prof Mahfud MD dipastikan akan menampilkan wajah ekonomi kerakyatan dengan ciri kolaborasi, berdikari, dan mendorong pentingnya digitalisasi serta ekonomi kreatif,” demikian Djarot.



Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya