Berita

RS Indonesia di Gaza/Net

Dunia

Israel Sulap RS Indonesia di Gaza Jadi Markas IDF

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 19:11 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah kabar mencengangkan menyebut bahwa Rumah Sakit Indonesia di Gaza telah sepenuhnya dikuasai oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF), bahkan dijadikan markas operasi militer mereka.

Hal itu diungkap oleh Kepala Presidium organisasi relawan kemanusiaan Medical Emergency Rescue Committee (MER-C) Indonesia Sarbini Abdul Murad saat konferensi pers di Jakarta, Rabu (20/12).

Dikatakan Sarbini, penguasaan itu telah terjadi sejak dua pekan lalu. Menurutnya, Israel sengaja menggunakan RS sebagai tameng mereka di tengah perang.


"Apa yang terjadi sekarang, sekitar dua minggu yang lalu, Israel menempatkan pasukannya dan (menjadikan) markas (RS Indonesia), yang dulu pernah mereka tuduh sebagai markas Hamas dan tidak ada orang Hamas di situ," ungkapnya.

Sarbini kemudian mengecam keras tindakan IDF yang telah menyerang warga Gaza dan menjadikan Rumah Sakit Indonesia sebagai markas mereka.

"Kita mengecam cara-cara Israel dengan menjadikan Rumah Sakit Indonesia sebagai markas," tegasnya.

Dia khawatir jika ke depan, Rumah Sakit Al Nasser dan Rumah Sakit Kamal Adwan akan bernasib sama seperti RS Indonesia.

Sebelum RS Indonesia diduduki, Israel sempat sempat menyerang fasilitas medis tersebut. Pasukan Zionis juga mengusir staf medis, pasien, hingga warga yang mengungsi di RS Indonesia.

Beberapa hari sebelum penyerangan, Israel bahkan menuduh RS Indonesia menjadi tempat persembunyian dan markas Hamas. Tetapi dibantah dengan tegas oleh Direktur RS Indonesia di Gaza.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya