Berita

Capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat mengadiri diskusi di Universitas Bina Bangsa, Serang, Banten/Ist

Politik

Anies Sebut Pemimpin Harus Miliki Emosi Stabil, Sindir Siapa?

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 15:40 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Seorang pemimpin harus pandai dalam menjaga emosi. Dengan mengelola emosi secara stabil, pemimpin akan mampu membuat keputusan dengan bijak.

Hal itu disampaikan capres nomor urut 1 Anies Baswedan saat berdiskusi dengan mahasiswa di Universitas Bina Bangsa, Serang, Banten, Kamis (21/12). Namun sayangnya Anies tidak menyebut pasti siapa pemimpin yang emosinya tidak stabil.

Menurut Anies, seorang pemimpin tidak hanya harus memiliki kesantunan. Terpenting, pemimpin harus bisa mengontrol emosi.


"Pemimpin itu bukan dibutuhkan kesantunannya, pemimpin itu dibutuhkan stabilitas (emosi)," kata Anies.

Jagoan Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu melanjutkan, emosi yang stabil sesungguhnya mencerminkan kesantunan. Namun, sikap santun belum tentu menunjukkan emosi yang stabil.

Anies mencontohkan, ketika pergi ke toko atau naik pesawat, maka pelayan dan pramugari sudah pasti akan bersikap santun. Namun hal tersebut hanyalah tampilan luar.

"Sopan ini tampilan luar, tapi yang dibutuhkan bukan tampilan luarnya yang dibutuhkan adalah stabilitas emosi," kata Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Kebangkitan Bangsa itu.

Anies mengaku bersyukur mampu mengendalikan emosinya ketika berada di situasi tidak nyaman. Dia bercerita, kemampuan mengontrol emosi ini didapat berkat pengalaman di organisasi.

"Saya bersyukur ikut organisasi kemahasiswaan, berprestasi sejak SMA, SMP dan itu semua memberikan bekal karena kita ketemu dengan situasi yang nyaman, tidak nyaman, terus gonta-ganti," tandas Anies.


Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya