Berita

Gibran Rakabuming Raka, Muhaimin Iskandar, Mahfud MD/Ist

Politik

Karakter 3 Cawapres di Panggung Debat Bakal Pengaruhi Peta Elektabilitas

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 14:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Debat calon wakil presiden (cawapres) yang akan akan digelar di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, pada Jumat besok (22/12), bukan hanya akan menjadi pentas adu gagasan, tetapi juga adu karakter.

Pengamat politik dari Citra Institute, Efriza menilai, karakter yang ditampilkan cawapres akan turut mempengaruhi tingkat keterpilihan mereka dalam Pilpres 2024 nanti.

Sebabnya, Efriza memandang dari debat capres perdana yang digelar pada 12 Desember 2023 lalu, masyarakat cenderung memiliki ketertarikan memilih orang yang berkarakter.


"Diyakini penampilan mereka akan memengaruhi elektabilitas pasangan capres-cawapres di bulan ini," ujar Efriza kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (21/12).

Menurutnya, karakter cawapres yang muncul di atas panggung debat bakal menjadi perbincangan masyarakat di media sosial, dan akan menjadi viral serta mempengaruhi perspektif pemilih dalam menentukan pemimpin mendatang.

"Karakter ketiga cawapres memang menarik simpatik masyarakat, menjadi perhatian publik, dukungan juga besar. Karena, masing-masing cawapres pasti punya komentar yang bisa memunculkan kontroversi," kata Efriza.

Karena itu, Efriza meyakini debat cawapres tidak akan jauh berbeda dari debat capres. Di mana akan ada pernyataan yang saling singgung dan gimik-gimik yang bisa menjadi konten di media sosial.

"Debat cawapres ini diyakini lebih seru, karena no jaim. Hanya saja temanya ekonomi. Jika dibawa dalam komentar kepada istilah-istilah ekonomi yang tak umum, akan membosankan," kata Efriza.

"Tapi diprediksi, komentar cawapres-cawapres tetap dalam diksi yang mudah dipahami masyarakat," demikian Efriza.



Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

Komisi XIII DPR Soroti Perlindungan Hukum Pelaku Usaha yang Tabrak Aturan

Senin, 29 Juni 2026 | 12:22

Ketika Jalanan Pindah ke Dalam Genggaman

Senin, 29 Juni 2026 | 12:07

Gaya Komunikasi Presiden Prabowo Berisiko Menenggelamkan Kinerja Pemerintah

Senin, 29 Juni 2026 | 12:01

KPK Periksa Saksi Swasta dalam Kasus Gratifikasi Produksi Batu Bara di Kukar

Senin, 29 Juni 2026 | 11:54

Harga Bapok Kompak Anjlok, Telur Ayam Turun Jadi Rp28.850/Kg

Senin, 29 Juni 2026 | 11:32

Kasus YTR Jadi Alarm, Garnita NasDem Minta Negara Perkuat Perlindungan Perempuan

Senin, 29 Juni 2026 | 11:15

Safari Politik Jokowi Dibungkus Ritual Adat untuk Dongkrak Publisitas PSI

Senin, 29 Juni 2026 | 11:13

Petugas Haji Masih Bersiaga hingga Kepulangan Kloter Terakhir

Senin, 29 Juni 2026 | 11:07

Kenaikan Beruntun CPO Malaysia Didorong Sentimen Minyak Global

Senin, 29 Juni 2026 | 10:57

Prabowo Ingatkan Ancaman AI, Akademisi Diminta Antisipasi Dampaknya

Senin, 29 Juni 2026 | 10:52

Selengkapnya