Berita

Presiden Partai Buruh Said Iqbal/RMOL

Politik

Desak Revisi Kenaikan Upah, Kaum Buruh Ancam Mogok Nasional

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 11:29 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Partai Buruh dan sejumlah organisasi serikat buruh hari ini melakukan aksi unjuk rasa di Patung Kuda Arjuna Wiwaha, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (21/12).

Presiden Partai Buruh Said Iqbal memastikan perjuangan kaum pekerja untuk menuntut keadilan tidak akan pernah surut dan akan terus dilakukan. Setidaknya ada tiga agenda yang akan terus diperjuangkan Partai Buruh.

"Cabut Omnibus Law UU Cipta Kerja, revisi SK Gubernur terkait upah minimum 2024, dan setop perang Israel-Palestina serta gencatan senjata permanen," ujar Said Iqbal.


Aksi yang dilakukan hari ini bertepatan dengan sidang perdana uji materil cipta kerja yang telah didaftarkan Partai Buruh ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada awal Desember kemarin.

Uji materiil yang diajukan Partai Buruh meliputi upah murah, outsourcing seumur hidup, karyawan kontrak seumur hidup karena tidak ada periode kontrak, dan PHK dipermudah.

Kemudian pesangon kecil, tidak ada kepastian upah saat buruh perempuan mengambil cuti haid dan cuti melahirkan. Juga setelah bekerja 6 tahun, cuti panjang 2 bulan dihapus, jam kerja panjang 12 jam per hari, di mana 8 jam normal ditambah 4 jam lembur seperti abad ke-17, TKA buruh kasar bisa bekerja di Indonesia, dan adanya sanksi pidana yang dihapus.

Menurut Said Iqbal, jika tuntutan ini tidak dipenuhi, kaum buruh pun mengancam akan melakukan mogok nasional dengan melibatkan 5 juta buruh di lebih dari 100 ribu pabrik.

"Isi yang terkandung dalam Omnibus Law Cipta Kerja bertentangan dengan UUD 1945 tentang kehidupan yang layak. Bagaimana bisa masyarakat hidup layak kalau upah murah, outsourcing seumur hidup?" tandas Said Iqbal.



Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya