Berita

Ilustrasi petani tebu/Net

Bisnis

Tiru Brasil, RI akan Gencarkan Produksi Bensin Campur Tebu

KAMIS, 21 DESEMBER 2023 | 08:54 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang menggencarkan produksi bioetanol dari tanaman tebu sebagai campuran bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin di dalam negeri.

Langkah ini diambil karena mengacu pada kesuksesan Brasil yang dapat memanfaatkan tanaman tebu sebagai bahan baku bioetanol.

Direktur Bioenergi EBTKE Kementerian ESDM, Edi Wibowo, menjelaskan bahwa Indonesia akan terfokus pada tanaman tebu sebagai bahan baku utama bioetanol, karena tanaman itu banyak ditemukan di dalam negeri.


"Saat ini memang kita masih fokus pada tebu seperti Brazil kebetulan tebu ini kalau di Indonesia (subur), mungkin tanah yang nggak cocok hanya di beberapa daerah seperti Lampung," katanya, seperti dikutip CNBC, Rabu (20/12).

Meskipun begitu, pemerintah juga berencana membuka opsi penggunaan tanaman lain seperti sorgum, singkong, dan jagung untuk mendiversifikasi produksi bioetanol di Indonesia.

Menanggapi rencana tersebut, Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia, Soemitro Samadikun, menyarankan agar pemerintah lebih dulu mengoptimalkan pemanfaatan tetes tebu (molases), hasil samping dari produksi gula tebu.

"Kalau kita melihat di Brazil misalnya tebu di sana bisa dibuat menjadi gula atau bisa dibuat langsung menjadi BBM. Tetapi kalau kita bicara di Indonesia kita masih perlu waktu untuk bisa membuat dari tebu yang langsung menjadi bioetanol," kata Soemitro.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

Ngobrol Serius Bareng Macron

Rabu, 15 April 2026 | 01:59

Diplomasi Konstruktif Diperlukan Buat Akhiri Perang di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 | 01:41

BGN Bantah Hapus Pemberian Susu dalam Program MBG

Rabu, 15 April 2026 | 01:13

Pujian Habiburokhman ke Polri soal Transparansi Sesuai Realitas

Rabu, 15 April 2026 | 00:58

Prabowo Disambut Pasukan Kehormatan saat Temui Macron di Istana Élysée

Rabu, 15 April 2026 | 00:35

Taman Sunyi: Sebuah Pembelaan atas Rumah-Rumah Fantasi

Rabu, 15 April 2026 | 00:06

Maruli Tuntut Yayasan Tanggung Biaya Perawatan Head Chef SPPG

Selasa, 14 April 2026 | 23:55

DPR Sambut Baik MDCP: Bisa Buka Kerja Sama Lain

Selasa, 14 April 2026 | 23:37

AFPI Buka Suara Usai Didenda KPPU: Kami Hanya Melindungi Konsumen

Selasa, 14 April 2026 | 23:12

Denda Rp755 Miliar ke Perusahaan Pinjol Menguak Borok Regulasi

Selasa, 14 April 2026 | 22:48

Selengkapnya