Berita

Calon Presiden Nomor Urut 1, Anies Baswedan, saat menghadiri safari Natal di Kelapa Gading/RMOL

Politik

Anies Wacanakan Bantuan Operasional untuk Semua Tempat Ibadah

RABU, 20 DESEMBER 2023 | 22:00 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, menjanjikan bantuan untuk operasional tempat ibadah di seluruh Indonesia. Hal itu disampaikan saat menghadiri safari Natal yang digagas Timnas Amin, di Golden Leaf Restaurant, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (20/12).

Pada kesempatan itu Anies menceritakan pengalamannya saat menjabat Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

Saat itu dia menyalurkan bantuan sosial secara berkeadilan melalui dana hibah Bantuan Operasional Tempat Ibadah (BOTI) yang dimulai pada 2019, tujuannya meningkatkan manfaat tempat ibadah berbagai agama.


Anies yang diusung Koalisi Perubahan untuk Persatuan itu bertekad membawa program BOTI ke tingkat nasional.

"Waktu di Jakarta ada BOTI dan bantuan pekerja keagamaan. Kami ingin meneruskan ke tingkat nasional," katanya.

Meski begitu, Capres yang diusung Partai Nasdem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), itu realistis dan belum berani menjanjikan besaran BOTI yang akan disalurkan.

"Yang harus kita takar kapasitas fiskalnya. Bila memungkinkan, kita kerjakan. Jangan sampai dapat tepuk tangan saat kampanye, tetapi dapat cibiran saat eksekusi," katanya.

Besaran dana hibah BOTI saat Anies menjabat Gubernur Jakarta, untuk tempat ibadah besar seperti masjid, gereja, pura, dan vihara sebesar Rp2 juta per bulan. Sedang untuk tempat ibadah sedang, seperti mushola, sebesar Rp1 juta per bulan.

Selain itu ada insentif untuk pengurus/penjaga tempat-tempat ibadah, seperti marbot, imam masjid/mushola, pengurus gereja, vihara, dan pura, sebesar Rp500 ribu per bulan. Dana hibah BOTI dan insentif itu diberikan selama 12 bulan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya