Berita

Tiga calon wakil presiden peserta Pilpres 2024/Net

Politik

Tak Ada yang Kuasai Tema Ekonomi, Celios: 3 Cawapres Bakal Bermain Perspektif di Debat

RABU, 20 DESEMBER 2023 | 14:08 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tema ekonomi yang diangkat Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam debat kedua untuk calon wakil presiden (cawapres), tidak akan menguntungkan salah satu kandidat, karena sama-sama tidak punya latar belakang di bidang ekonomi.

Direktur Eksekutif Center Of Economic And Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira menilai, cawapres nomor urut 1 Muhaimin Iskandar, cawapres nomor urut 2 Gibran Rakabuming Raka, dan cawapres nomor urut 3 Mahfud MD, akan mengaitkan persoalan ekonomi dengan bidang keahliannya masing-masing.

"Ini menarik karena tidak ada cawapres yang backgroundnya ekonom jadi kemungkinan besar akan bermain di perspektif masing-masing," ujar Bhima kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (20/12).


Dia menyebutkan beberapa kemungkinan isu yang bakal diangkat Muhaimin, Gibran, ataupun Mahfud, dalam debat kedua untuk cawapres yang akan berlangsung pada Jumat, 22 Desember 2023.

"Contohnya Mahfud MD, (akan mengangkat) soal penegakan hukum dan pemberantasan korupsi untuk menurunkan beban biaya ekonomi. Kemudian Gibran bisa bercerita pengalaman di Solo, dan upaya mendorong pengusaha muda," tuturnya.

"Sementara Cak Imin (sapaan akrab Muhaimin), amunisinya lebih banyak untuk mengkritik kebijakan era Jokowi khususnya infrastruktur," demikian Bhima menambahkan.

Pelaksanaan debat cawapres akan berlangsung di Jakarta Conventions Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, pada Jumat, 22 Desember 2023.

KPU RI sebagai pelaksana acara telah menunjuk sejumlah televisi sebagai penyelenggara siaran, dan mengambil dua presenter senior sebagai moderator debat.

Dua moderator debat yang ditunjuk KPU ialah Alfito Deannova Ginting dari Trans Corp dan Liviana Cherlisa dari Kompas TV.

Selain itu, KPU juga telah menetapkan 11 panelis debat yang bertugas menyusun pertanyaan untuk 3 cawapres yang akan berdebat.

Untuk format debat, dipastikan akan mengikuti pelaksanaan debat pertama yang diperuntukkan bagi calon presiden (capres).

Di mana, dari total 120 menit waktu penyelenggaraan debat akan dibagi ke dalam 6 segmen. Segmen pertama adalah untuk pemaparan visi misi terkait tema debat.

Segmen kedua dan ketiga adalah memberikan pertanyaan yang dibuat panelis kepada para kandidat. Kemudian, segmen keempat dan kelima adalah kesempatan bagi 3 cawapres untuk saling bertanya dan menjawab.

Adapun untuk segmen terakhir, 3 cawapres diberikan kesempatan untuk menyampaikan kata-kata penutup.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya