Berita

Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono usai melakukan panen cabai bersama secara serentak bersama Kelompok Tani Pinggir Bumi (KTPB), di Buperta Cibubur, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (20/12)/Ist

Nusantara

Jelang Nataru, Heru Pastikan Harga Pangan Tak Bergolak

RABU, 20 DESEMBER 2023 | 11:57 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemprov DKI Jakarta memastikan stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok. Hal ini dilakukan secara sinergi dengan berbagai daerah untuk memenuhi kebutuhan pangan di Jakarta.

Hal itu disampaikan Penjabat Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono usai melakukan panen cabai bersama secara serentak bersama Kelompok Tani Pinggir Bumi (KTPB), di Buperta Cibubur, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (20/12).

Panen cabai tersebut turut disaksikan secara hybrid bersama Provinsi Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Sulawesi Selatan yang merupakan mitra kerja sama Pemprov DKI dalam hal pengembangan potensi daerah.


Saat berdiskusi dengan sesama kepala daerah, Heru menyampaikan, upaya panen bersama ini dilakukan untuk memastikan harga cabai bisa dikendalikan. Heru turut menjelaskan, panen cabai dilakukan pula di 345 lokasi di seluruh wilayah DKI Jakarta dengan volume sekitar 10,2 ton.

"Kami memantau harga cabai di Jakarta yang saat ini sudah mulai ada penurunan, tapi masih di harga Rp 90.000-an," kata Heru saat berdialog melalui Zoom.

Heru turut mengimbau jajarannya di seluruh wilayah administratif agar terus bersinergi dalam menjaga stabilitas harga pangan. Dengan demikian, warga Jakarta akan terjamin ketersediaan pangannya jelang Nataru.

Usai panen cabai, Heru lalu memantau harga bahan pokok di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur. Dalam kesempatan tersebut, turut dilepas puluhan armada untuk Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan menjual produk berkualitas dari Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) dengan harga terjangkau.




Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Selain Anak Buah Nusron, KPK Benarkan Tangkap Fahd A Rafiq

Selasa, 15 September 2026 | 00:25

Laut Bukan Tempat untuk Mati

Selasa, 15 September 2026 | 00:01

APKARINDO Perjuangkan Ksejahteraan Petani hingga Kejayaan Karet Rakyat

Senin, 14 September 2026 | 23:42

Anak Buah Nusron Kena OTT KPK Terkait Pengurusan HGB Summarecon

Senin, 14 September 2026 | 23:22

DPR Soroti Usia Kapal dan Kepatuhan Aturan Impor dalam Tragedi Virgo Transport 8

Senin, 14 September 2026 | 23:02

Pemerintah Bahu Membahu Cegah Karhutla Masuk Zona Inti IKN

Senin, 14 September 2026 | 23:01

Pemilik Laundry Sukses Kembangkan Usaha dari Mekaar jadi BRILink Agen

Senin, 14 September 2026 | 22:38

OTT KPK Makin Mengerucut, Fahd A Rafiq hingga Bos Summarecon Dikabarkan Terjaring

Senin, 14 September 2026 | 22:37

Ketua KPK Benarkan OTT Pejabat ATR/BPN, Daftar Nama Belum Diungkap

Senin, 14 September 2026 | 21:59

Janggal, Purbaya Dipecat Setelah Mencopot Ratusan Pejabat Kemenkeu

Senin, 14 September 2026 | 21:57

Selengkapnya