Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Perputaran Uang Selama Pemilu Ditaksir Mencapai Rp219 Triliun

RABU, 20 DESEMBER 2023 | 11:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Perputaran uang selama periode Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ditaksir mencapai Rp219,7 triliun.

Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro, memproyeksikan bahwa perputaran uang tersebut akan melonjak tinggi selama pesta demokrasi.

“Uang beredar pada 2014 sebesar Rp 165,5 triliun, 2019 Rp189,7 triliun, dan ini naik Rp20 triliun sampai Rp 30 triliun. Tahun ini Pemilu 2024 bisa naik lebih kencang sekitar Rp219,7 triliun,” kata Asmo dalam Mandiri Economic Outlook 2023, Selasa (19/12).


Adapun perputaran uang itu diprediksi akan mengalir untuk banyak sektor di Indonesia, seperti transportasi, makanan, minuman hingga sektor perbankan.

Dalam kesempatan tersebut, Asmo berharap agar hal itu dapat menstimulus aktivitas masyarakat untuk belanja, sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

“Bayangkan kita menghadapi the longest and the largest election di Indonesia, diharapkan uang beredar lebih tinggi lagi, ini political driven untuk konsumsi,” sambungnya.

Bank Indonesia (BI) dalam datanya mencatat uang beredar (M2) pada Oktober 2023 sejauh ini telah tumbuh positif, sebesar Rp8.505,4 triliun atau tumbuh 3,4 persen secara tahunan (yoy).

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya