Berita

Komisaris sekaligus Co-Chairman GoTo, William Tanuwijaya/Net

Bisnis

Bos Tokopedia Jual Saham GoTo Senilai Rp70 Miliar untuk Bayar Kredit

RABU, 20 DESEMBER 2023 | 09:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

William Tanuwijaya, Komisaris sekaligus Co-Chairman PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO), melepas 746,6 juta saham seri A miliknya.

Dalam keterbukaan informasi di laman Bursa Efek Indonesia pada Selasa (19/12), disebutkan bahwa ia melepas sahamnya dengan harga rata-rata Rp91,71 per saham.

Penjualan tersebut berlangsung pada 14-18 Desember 2023 dan ditaksir akan menghasilkan pendapatan sekitar Rp70,12 miliar untuk sang komisaris.


William menyatakan bahwa tujuan utama dari transaksi tersebut adalah untuk membayar fasilitas kredit.

"Tujuan dari transaksi adalah pembayaran fasilitas kredit," kata pendiri Tokopedia itu.

Dengan penjualan tersebut maka kepemilikan saham langsung William di GoTo kini hanya sebesar 1,66 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan, dengan total 19.884.858.973 saham.

Di sisi lain, setelah William menjual sahamnya, Direktur Utama GoTo, Patrick Walujo, justru melakukan pembelian saham perusahaan, setelah investasi besar-besaran dari TikTok ke Tokopedia senilai Rp23,42 triliun.

Patrick membeli 56,18 juta lembar saham seri A GoTo melalui transaksi pasar reguler di Bursa Efek Indonesia dengan harga Rp89 per saham.

Jika dihitung, total transaksi pembelian saham itu mencapai Rp5 miliar, atau setara dengan 0,005 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Patrick Walujo, dalam keterbukaan informasi pada Rabu (13/12), menjelaskan bahwa pembelian saham dilakukan untuk tujuan investasi pribadinya.

Dengan pembelian tersebut, maka kepemilikan langsung Patrick di GoTo meningkat menjadi 267,25 juta saham, melampaui angka sebelumnya sekitar 211,07 juta saham atau sekitar 0,02 persen dari total saham.

Sementara total saham GoTo yang beredar saat ini mencapai 1,20 triliun lembar saham, dengan pemegang saham terbesar dipegang oleh Taobao China Holding Limited, yang memiliki 8,72 persen atau 104.731.124.993 lembar saham.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Trump Singkirkan Opsi Senjata Nuklir di Perang Iran

Jumat, 24 April 2026 | 16:14

Pengamat Bongkar Motif Ekonomi di Balik Serangan Trump ke Iran

Jumat, 24 April 2026 | 15:44

BPKH Pastikan Nilai Manfaat Dana Haji Kembali ke Jemaah

Jumat, 24 April 2026 | 15:38

40 Kloter Berangkat di Hari Keempat Operasional Haji, Satu Jemaah Wafat

Jumat, 24 April 2026 | 15:31

AHY Pastikan Sekolah Rakyat hingga Tol Jogja-Solo Berjalan Optimal

Jumat, 24 April 2026 | 15:24

Bahlil Harusnya Malu, Tugas Menteri ESDM Dikerjakan Presiden

Jumat, 24 April 2026 | 15:13

Iran Bebaskan Tarif Hormuz untuk Rusia dan Sejumlah Negara

Jumat, 24 April 2026 | 14:46

KPK Periksa Saksi Terkait Rp8,4 Miliar yang Disebut Khalid Basalamah

Jumat, 24 April 2026 | 14:43

Anak Buah Zulhas Sangkal KPK: Jabatan Ketum Tak Bisa Diintervensi

Jumat, 24 April 2026 | 14:17

Dorong Kartini Melek Digital, bank bjb Genjot UMKM Naik Kelas

Jumat, 24 April 2026 | 14:16

Selengkapnya