Berita

Jurubicara Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin), Indra Charismiadji/Net

Politik

Kubu Prabowo Serang Balik Anies Soal Etika, Jubir Amin Singgung Perjanjian Batu Tulis

RABU, 20 DESEMBER 2023 | 01:17 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Capres Nomor Urut 1, Anies Baswedan dituding oleh kubu Paslon Nomor Urut 2, kurang etis dalam debat capres perdana pada Selasa (12/12) lalu.

Pasalnya Anies melontarkan masalah etik ihwal keluarnya keputusan Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) kepada Capres Nomor Urut 2 Prabowo Subianto.
 
Terkait itu, Jurubicara Tim Nasional Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Timnas Amin), Indra Charismiadji menanggapi komentar miring kubu Prabowo terhadap jagoannya itu.


“Menurut saya mungkin klaim dari kubu 02, ada perasaan yang tertahan selama belasan tahun. Saya menilai yang mereka tuju bukan hanya Anies Baswedan. Anies Baswedan menjadi puncaknya, karena bagaikan bisul yang sudah sekian lama enggak pecah-pecah,” ujar Indra dalam keterangannya, Selasa (19/12).

Jika bicara etik dan mengungkit balas budi, Indra menuturkan Anies bukan gubernur DKI Jakarta pertama yang diusung oleh Prabowo dan Gerindra yang memenangkan kontestasi. Sebelumnya, ada Joko Widodo (Jokowi) pada 2012, yang bahkan baru dua tahun bertugas di Jakarta menjadi lawannya Prabowo pada kontestasi 2014.

Berkaca hal tersebut, Indra mengatakan masalah etik juga seharusnya ditujukkan pada Jokowi, bahkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, yang juga melakukan perjanjian Batu Tulis dengan Prabowo.

“Berarti kritik masalah etik ini juga ditujukan ke  Jokowi, dan dalam waktu yang sama kritikan ini juga ditujukan ke Megawati karena menurut pihak Gerindra antara Prabowo dan Megawati ada perjanjian Batu Tulis yang mengatakan pada 2014, PDIP akan mengusung Prabowo Subianto tetapi faktanya mereka mengusung calonnya sendiri, Joko Widodo. Berarti ini yang disasar selain Jokowi juga Megawati,” jelas Indra.

“Tetapi menariknya mereka menyasar cawapresnya sendiri, Gibran yang menjadi Walikota Solo yang diusung oleh PDIP dan juga telah terlibat kampanye untuk capres Ganjar. Namun kenyataan sekarang menjadi cawapres Prabowo, Itu berarti enggak etis juga,” lanjut Indra.

Untuk itu, Indra mempertanyakan reaksi kubu 02 yang terus menyerang Anies Baswedan seolah-olah tidak etis, sementara pada praktiknya dilakukan oleh cawapresnya sendiri.

Selain itu, Indra menilai kubu paslon nomor urut 02 tidak paham substansi apa yang disampaikan oleh Anies Baswedan dalam debat capres pertama.  

Indra menjelaskan hal yang dipertanyakan Anies dalam debat pertama soal MKMK bukan menunjukkan jagoannya sebagai sosok yang suci  dan selalu menjunjung etika.

“Jadi itu jelas, faktanya ada pelanggaran etik (dalam penentuan batas usia cawapres). Jadi bukan mengatakan seorang Anies Baswedan itu paling suci  enggak, tetapi fakta ini  ada masalah bersama di level MKMK ada pelanggaran etik berat,” tegasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya