Berita

Deklarasi dukungan Aliansi Tionghoa Indonesia pasangan Capres-Cawapres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka di kawasan Mangga Dua, Jakarta Utara, Selasa malam (19/12)/RMOL

Politik

Aliansi Tionghoa Indonesia Jatuhkan Dukungan ke Prabowo-Gibran, Ini Alasannya

RABU, 20 DESEMBER 2023 | 00:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Aliansi Tionghoa Indonesia resmi mendukung Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilu 2024.

Koordinator Nasional Aliansi Tionghoa Indonesia, Anda Hakim mengatakan, alasan pihaknya mendukung paslon nomor urut 2, karena dirinya memiliki aliran darah dan nafas yang sama sebagai bagian asli Indonesia dari warga Tionghoa.

Terlebih, Prabowo mau melakukan rekonsiliasi usai Pilpres 2019 dengan Jokowi yang saat itu menang.


"Kami Aliansi Tionghoa Indonesia melihat Bapak Prabowo Subianto sebagai simbol juga tauladan persatuan dan kebhinekaan terkini di negeri ini, Terbukti dengan jiwa yang begitu besar, berkenan menghentikan polarisasi dan berekonsiliasi dengan presiden Jokowi demi kerukunan dan kemajuan Indonesia," ujar Anda Hakim, di kawasan Mangga Dua, Jakarta Utara, Selasa malam (19/12).

Dari sini, muncul kepercayaan lebih dari Aliansi Tionghoa Indonesia ke Prabowo terkait program-program anak muda dengan mengajak Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presidennya.

Aliansi Tionghoa Indonesia juga menilai, Prabowo-Gibran merupakan pasangan ideal yang dibutuhkan Indonesia saat ini dalam menghadapi tantangan dan ancaman, baik di dalam negeri maupun dunia internasional.

"Kami Aliansi Tionghoa Indonesia, dengan ini menyatakan dukungan dan komitmen perjuangan bersama Prabowo-Gibran untuk menang sebagai calon presiden dan calon wakil presiden RI satu putaran menuju Indonesia Emas 2045," tegas Anda.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo pun mengapresiasi deklarasi tersebut. Dirinya mengatakan kunci kesuksesan sebuah bangsa lahir dari situasi negara yang aman.

Dari keadaan aman itu, sektor pangan, pendidikan, dll mampu berjalan bersamaan untuk mensejahterakan rakyat.

Untuk itu, Prabowo meminta agar kerukunan yang selama ini dijaga agar terus dipertahankan.

"Kuncinya adalah kerukunan, kuncinya adalah bisa atau tidak kita menjaga kerukunan diantara kita, diantara semua kelompok suku, etnis di antara semua partai politik," tandas Prabowo.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya