Berita

Pertemuan Megawati Soekarnoputri dan Puan Maharani dengan Paus Fransiskus di Istana Apostolik, Vatikan pada Senin, 18 Desember 2023/Ist

Politik

Bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, Megawati Bicara Soal Toleransi dan Perdamaian

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 14:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri mengunjungi Paus Fransiskus di Istana Apostolik, Vatikan pada Senin pagi (18/12) waktu setempat.

Pertemuan selama kurang lebih 15 menit itu dilakukan Megawati dalam kapasitas sebagai dewan juri Zayed Award for Human Fraternity 2024.

Megawati merupakan salah satu dari enam anggota independen yang dipilih sebagai juri bersama tokoh dunia lainnya, seperti Ketua Komisi Amerika Serikat (AS) untuk Kebebasan Beragama Rabbi Abraham Cooper, Sekretaris Jenderal Zayed Award Mohamed Abdelsalam, mantan Direktur Jenderal UNESCO Irina Bokova.


Pemilihan dewan juri dilakukan atas kontribusi mereka terhadap pelayanan sosial untuk upaya hidup berdampingan dengan damai di seluruh dunia.

Mega juga didampingi oleh Ketua DPP PDIP sekaligus Ketua DPR RI Puan Maharani, Bendahara Umum PDIP Olly Dondokambey, Ketua DPP PDIP bidang Hukum Yasonna Laoly, dan Duta Besar RI untuk Takhta Suci Vatikan Michael Trias Kuncahyono.

Dalam keterangan tertulis DPP PDIP, pertemuan tersebut ditujukan untuk membahas nominasi dan pemenang Zayed Award. Penghargaan ini akan diumumkan di Abu Dhabi pada 4 Februari 2024, bertepatan dengan Hari Persaudaraan Manusia Internasional.

Namun di samping itu, Puan mengungkap pertemuan tersebut juga turut membahas hubungan Indonesia dengan Vatikan yang sudah terjalin cukup erat sejak zaman Presiden pertama RI, Soekarno. Di mana Indonesia dan Vatikan selama ini selalu saling mendukung dalam upaya menjaga kerukunan umat beragama.

"Sebagai salah satu negara Muslim terbesar, kita, Indonesia, terus mengutamakan kerukunan antar umat beragama dan Paus Fransiskus menyampaikan bahwa hal itu harus terus dilakukan agar toleransi antar agama terus dijaga agar perdamaian dunia bisa bisa tercipta," kata Puan.

Pada kesempatan itu, Puan juga mengatakan Mega menyampaikan ucapan terima kasih atas tiga bintang yang diberikan Vatikan kepada Presiden Soekarno pada 1956, 1959, dan 1964.

"Indonesia dan Vatikan harus menjadi pendorong positif perdamaian di dunia,  penyelesaian perang dan konflik di berbagai wilayah dunia," sambung mantan Menko PMK itu.

Puan kemudian mengajak Vatikan untuk bersama Indonesia mendorong perdamaian di Jalur Gaza.

Di akhir pertemuan, Paus Fransiskus memberikan cenderamata berupa buku karyanya sendiri yang menceritakan tentang pentingnya menerapkan kerukunan antar umat beragama.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

PUI: Pernyataan Kapolri Bukan Ancaman Demokrasi

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:52

BI Harus Selaras Jalankan Kebijakan Kontrol DHE SDA Sesuai UUD 1945

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:34

HMI Sumut Desak Petugas Selidiki Aktivitas Gudang Gas Oplosan

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:26

Presiden Prabowo Diminta Bereskan Dalang IHSG Anjlok

Minggu, 01 Februari 2026 | 23:16

Isak Tangis Keluarga Iringi Pemakaman Praka Hamid Korban Longsor Cisarua

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:54

PLN Perkuat Pengamanan Jaringan Transmisi Bireuen-Takengon

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:53

TSC Kopassus Cup 2026 Mengasah Skill dan Mental Petembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 22:23

RUU Paket Politik Menguap karena Himpitan Kepentingan Politik

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:45

Kuba Tuding AS Lakukan Pemerasan Global Demi Cekik Pasokan Minyak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:44

Unjuk Ketangkasan Menembak

Minggu, 01 Februari 2026 | 21:20

Selengkapnya