Berita

Pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka/RMOL

Politik

Narasi Pilpres Satu Putaran Menguat, Prabowo-Gibran Paling Berpeluang?

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 12:05 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Wacana pemilihan presiden (Pilpres) 2024 berlangsung satu putaran semakin menguat. Bahkan tiga pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (capres-cawapres) sama-sama menarasikan pilpres satu putaran ke publik.

Potensi terjadinya pilpres satu putaran diukur oleh Katadata Insight Center, Mulya Amri, melalui hasil survei yang dilakukan pihaknya baru-baru ini.

Sebab, dari hasil surveinya, Mulya membaca potensi satu putaran terjadi apabila pemilih PDI Perjuangan yang mengusung Ganjar Pranowo-Mahfud MD, beralih pilihan kepada Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.


"Hasilnya, dinyatakan bahwa pendukung Ganjar dapat memilih Prabowo dalam Pilpres 2024. Dan ternyata di situ jawabannya 58 persen iya. Jadi masih ada kemungkinan dari pihaknya Prabowo-Gibran untuk terus menarik simpati dari pemilih PDIP," ujar Mulya dalam keterangan tertulisnya, Selasa (19/12).

Mulya mengungkapkan, dalam surveinya juga disebutkan sejumlah pendukung Presiden Joko Widodo yang memungkinkan untuk memilih paslon nomor urut 2 pada Pilpres 2024.

"Kemudian kita tanya lagi, bagaimana orang-orang yang pemilih Jokowi apakah menurut anda akan mengalihkan dukungannya atau memastikan dukungannya ke Prabowo-Gibran. Dan jawabannya 63% bilang iya," kata Mulya.

"Jadi Prabowo-Gibran punya banyak ruang, bahkan saya bilang untuk mengambil kantong-kantong tadi. Jadi ada kemungkinannya untuk naik ke atas, ada. Sama seperti paslon-paslon lain ada kemungkinan naik ke atas, tapi kalau kita lihat secara statistik paling memungkinan ya paslon Prabowo-Gibran," sambung Mulya.

Jurubicara Tim Kampanye Nasional (TKN) capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, Hasan Nasbi merespons diwacanakannya pilpres satu putaran oleh dua pasangan capres-cawapres lainnya.

Dia mengamati, baik Anies-Muhaimin maupun Ganjar-Mahfud sama-sama menyuarakan Pilpres 2024 satu putaran, baik ketika momen kampanye atau bahkan ketika di pengambilan nomor urut pasangan capres-cawapres.

"Di antara semua kandidat secara bersamaan punya ide yang sama, mau satu putaran dan mereka yang menang. Tidak apa, itu wajar. Kita juga ingin satu putaran," ujar Hasan dikonfirmasi terpisah.

Hasan mengklaim, pihaknya tidak mempersoalkan apabila narasi satu putaran disampaikan oleh pasangan capres-cawapres nomor urut 1, Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, ataupun pasangan capres-cawapres nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

Namun, Hasan mengkhawatirkan apabila Prabowo-Gibran atau tim kampanyenya yang menarasikan Pilpres 2024 satu putaran.

"Kita tidak masalah mereka (wacanakan) satu putaran. Yang (jadi) masalah kalau kita narasikan satu putaran, dibilangnya curang lah," demikian Hasan menduga.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya