Berita

Lusiana Lu (tengah), Business Development Director HashMicro/Ist

Tekno

Buktikan Kualitas, HashMicro Raih Penghargaan The Best Business Software 2023

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 09:28 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Perusahaan penyedia solusi software ERP, HashMicro, membuktikan kualitasnya dengan meraih penghargaan sebagai “Best Business Software 2023" dari CNBC Indonesia.

Business Development Director HashMicro Lusiana Lu menyatakan, bahwa pencapaian mereka adalah hasil dari dedikasi tim perusahaan dan kolaborasi dengan klien-kliennya.

“Kerja sama antara HashMicro dengan klien tidak hanya menjadi kunci kesuksesan kami, tetapi juga menjadi sumber inspirasi yang tidak ternilai," kata Lusiana, dalam keterangannya yang dikutip Selasa (19/12).


"Maka dari itu, kami dapat memberikan solusi terbaik untuk mendukung langkah transformatif dari berbagai industri yang ada di Indonesia,” ujarnya.

Penghargaan yang diperoleh HashMicro - perusahaan yang didirikan di Singapura dan telah memperluas operasionalnya ke Indonesia sejak tahun 2018 - ini, tidak luput dari kinerja yang secara statistik terus tumbuh menuju tren positif.

Tahun ini, HashMicro mencetak kenaikan 200 persen terhadap inquiries yang diterima dibandingkan 2022 dan perusahaan memprediksi kenaikan ini akan mencapai 300 persen pada 2024.

Angka-angka tersebut berasal dari keunggulan HashMicro karena bisa memberikan produk yang dikembangkan khusus untuk menjawab kebutuhan dari berbagai bisnis serta kultur kerja perusahaan di Indonesia.

Tidak hanya mengadvokasi target pasar yang tepat, HashMicro juga secara proaktif melakukan edukasi massal melalui berbagai saluran komunikasi untuk meningkatkan pemahaman publik terhadap diskursus ERP.

Menurut perusahaan, peningkatan ini tidak hanya dipengaruhi oleh faktor internal, tetapi juga oleh kondisi eksternal, seperti anjuran pemerintah untuk melakukan transformasi digital yang semakin banyak diikuti oleh bisnis dari berbagai skala.

Berkat sistem ERP HashMicro yang fleksibel dan memiliki skalabilitas yang unggul, perusahaan berhasil menjadi solusi untuk bisnis yang ingin melakukan transformasi digital.

Kelebihan ini menjadikan HashMicro sebagai penyedia layanan yang mampu memenuhi kebutuhan pasar, terutama di tengah dominasi ERP yang umumnya difokuskan untuk perusahaan besar, sementara software bisnis modular kerap kesulitan menyesuaikan sistem saat bisnis penggunanya mengalami perkembangan.

Perusahaan mencatat bahwa sebanyak 38 persen dari total klien HashMicro berasal dari bisnis skala menengah.

“Respon positif ini disebabkan karena pelaku usaha kelas menengah telah memahami pentingnya operasional bisnis yang terpusat dan transparan. Umumnya, medium scale business memilih HashMicro karena sistemnya yang scalable sehingga bisa terus memenuhi kebutuhan bisnis mereka yang semakin kompleks dan berkembang,” ungkap Lusiana.

Berdasarkan riset perusahaan terkait dampak ERP yang dikembangkannya terhadap bisnis, solusi HashMicro mampu meningkatkan efisiensi operasional sebesar 65 persen dengan mengotomatisasi proses bisnis, pengelolaan inventaris yang lebih baik, dan menyediakan analisis data yang relevan.

Hal tersebut sejalan dengan optimalisasi supply chain sebesar 53 persen dengan pemantauan real-time yang akurat, dan memberikan analisis mendalam untuk pengambilan strategi guna meningkatkan efisiensi.

Software ERP HashMicro diklaim bisa meningkatkan employee retention hingga 45 persen, karena pekerja bisa terbebas dari pekerjaan administrasional yang repetitif sehingga pekerja akan memiliki ruang lebih untuk berinovasi.

Dikatakan bahwa, melalui sistem HashMicro, revenue growth dari bisnis penggunanya dapat meningkat 20 - 30 persen karena semua kegiatan operasional dapat berjalan efektif, ramping bahkan berdampak juga ke pengurangan operational cost.

Ke depan, perusahaan mengatakan pihaknya akan mengedepankan inovasi dan memberikan solusi untuk mendukung bisnis-bisnis di Indonesia dalam menghadapi era transformasi digital.

“Kedepannya, HashMicro akan memperdalam riset dan pengembangannya terhadap AI yang lebih terintegrasi dengan IoT dari AI yang sudah ada pada sistem HashMicro saat ini," ujar Lusiana.

"Kami berharap, inovasi kami bisa mempertahankan posisi perusahaan sebagai “Best Business Software” dan memberikan pelayanan yang optimal kepada kliennya,” pungkasnya.

Populer

Keppres Pengangkatan Adies Kadir Digugat ke PTUN

Rabu, 11 Februari 2026 | 19:58

Enak Jadi Mulyono Bisa Nyambi Komisaris di 12 Perusahaan

Kamis, 12 Februari 2026 | 02:33

Kasihan Jokowi Tergopoh-gopoh Datangi Polresta Solo

Kamis, 12 Februari 2026 | 00:45

Rakyat Menjerit, Pajak Kendaraan di Jateng Naik hingga 60 Persen

Kamis, 12 Februari 2026 | 05:21

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Dua Menteri Prabowo Saling Serang di Ruang Publik

Kamis, 12 Februari 2026 | 04:20

Jokowi Makin Terpojok secara Politik

Minggu, 15 Februari 2026 | 06:59

UPDATE

ICMI Terima Wakaf 2 Ribu Mushaf Al-Qur'an

Minggu, 22 Februari 2026 | 00:10

Tantangan Direksi Baru BPJS Kesehatan Tak Ringan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:43

Polri di Bawah Presiden Sudah Paten dan Tidak Ada Perdebatan

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

AKBP Catur cuma Sepekan Jabat Plh Kapolres Bima Kota

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:28

Palu Emas Paman

Sabtu, 21 Februari 2026 | 23:01

BNI Perkuat Aksi Lingkungan, 423 Kg Sampah Berhasil Diangkut dari Pantai Mertasari

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:56

BI-Kemenkeu Sepakati Pengalihan Utang Tahun Ini, Nilainya Rp173,4 Triliun

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:40

Teror Ketua BEM UGM, Komisi III Dorong Laporan Resmi ke Aparat

Sabtu, 21 Februari 2026 | 22:14

PB IKA PMII Pimpinan Fathan Subchi Pastikan Kepengurusan Sah Secara Hukum

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:37

BNI Rayakan Imlek 2577 Kongzili Bersama Nasabah

Sabtu, 21 Februari 2026 | 21:03

Selengkapnya