Berita

Menko Polhukam yang juga calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD/Ist

Politik

Orasi Kebangsaan di Universitas Bung Hatta, Mahfud MD Ajak Mahasiswa Tak Apatis Pemilu

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 09:28 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Salah satu upaya untuk membela bangsa dan negara adalah merawat demokrasi. Untuk itu, semua pihak termasuk mahasiswa harus ikut andil dalam mewujudkan pelaksanaan pemilu yang sehat.

Menko Polhukam yang juga calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 3 Mahfud MD menegaskan bahwa pemilu menjadi mekanisme mengelola beragam pandangan dan aliran politik.

"Negara demokrasi kalau tidak ada pemilu, maka tidak bisa disebut negara demokrasi. Konstitusi itu membatasi wilayah kekuasaan dan waktu, rutin mengevaluasi kepemimpinan secara," kata Mahfud saat mengisi orasi kebangsaan di Universitas Bung Hatta (UBH), Padang, Sumatera Barat, pada Selasa (19/12).


Menteri Pertahanan era Presiden Gus Dur ini berpesan, pemilu yang digelar secara rutin ini, untuk mengedepankan kepentingan negara di atas golongan. Kepentingan negara dan bangsa harus nomor satu, sebab dalam setiap pelaksanaan pemilu, punya potensi perpecahan. Makanya, harus diselenggarakan tanpa diskriminasi.

"Ini ajakan untuk memilih pemimpin bersama. Bukan mengeliminir musuh. Bersatu setelah bertarung, siapapun terpilih, itu pemimpin kita," kata Mahfud.

Mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengajak mahasiswa aktif dalam pemilu. Menurutnya, jangan berpikir tidak ada calon yang bagus. Pilihlah yang terbaik atau yang paling sedikit kejelekannya.

Pemilu, kata Mahfud, bukan sekadar memilih orang sempurna, tapi memperkecil peluang orang jahat memimpin. Sebab, memilih maupun tak memilih, hasilnya akan jadi pemimpin dan tunduk pada kebijakannya.

Ia menyebut orang yang apatis bisa jadi korban keputusan politik. Tak ada orang yang tidak terikat keputusan politik yang menang.

"Jangan bilang ogah ikut politik," tegas Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud berharap, Pemilu 2024 diselenggarakan dengan jujur, adil, bebas, rahasia, dan tidak boleh ada paksaan. Jika tidak, akan menimbulkan kekacauan.

"Jangan mau diteror, ditekan, apalagi mau dibeli suaranya. Menurut ajaran agama, orang yang memilih karena disuap, tidak sesuai dengan hati nurani, itu seperi binatang. Nuraninya tidak hidup. Ingin milih itu, dikasih uang jadi berubah, jadi dia tidak pakai nurani. Punya mata dan telinga tapi tidak melihat dan mendengar kebenaran," demikian Mahfud.



Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Investor Diminta Wait and See, Pengamat Prediksi Banyak yang Ditangkap Imbas MSCI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:30

Serangan Houthi Ganggu Ajang Olahraga Saudi, Piala Asia Tetap Sesuai Jadwal

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:14

Putusan MK soal UU Peradilan Militer Momentum Akhiri Impunitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 12:06

Komisi III DPR Desak Pelaku Korupsi Dana Bencana Dihukum Maksimal!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:46

Daftar Negara Masuk Standalone Market MSCI, Ada 12 Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:34

Dihantam Ancaman MSCI, IHSG Terancam Anjlok ke 4.700 Pekan Depan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:24

Minyak Dunia Tembus 110 Dolar AS

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 11:07

Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten Tersangka Kasus Suap Audit BPK

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:53

Karhutla Meluas, Legislator Golkar Desak Evaluasi Pencegahan dan Penegakan Hukum

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:52

BMKG Deteksi Sebaran Asap Karhutla hingga Jakarta dan Papua

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 10:39

Selengkapnya