Berita

Kabiro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Jabar, Yulia Dewita/RMOLJabar

Bisnis

Gandeng Diaspora, UMKM Jabar Bidik Pasar Global

SELASA, 19 DESEMBER 2023 | 07:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) terus mengoptimalkan potensi ekspor untuk pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Salah satunya dengan menggandeng para diaspora atau warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri.

Kabiro Pemerintahan dan Otonomi Daerah Setda Jabar, Yulia Dewita mengatakan, dengan adanya forum diaspora ini berharap semua peluang yang ada dapat memajukan UMKM serta mampu bersaing di pasar global.  

“Ini kelanjutan dari Forum Diaspora, Juni 2023 itu yang pertama. Kali ini banyak narasumber seperti dari Kementerian Luar Negeri terkait kebijakan pasar dan ekspor, kemudian atase perdagangan KBRI Canberra (Australia)," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Senin(18/12).


Dia menambahkan, dalam kegiatan ini para pelaku UMKM mendapatkan informasi terkait produk apa saja yang diminati oleh konsumen luar negeri. Itu semua akan menjadi bahan kajian bagi pelaku usaha agar apabila ingin melebarkan ke ranah ekspor.

“Ini menjadi informasi buat kawan-kawan yang bergerak di UMKM,” ungkapnya.

Yulia menjelaskan, sejauh ini produk-produk dari Jabar yang ekspor ke salah satu negara yakni Australia seperti kopi, teh, bambu dan garmen. Itu semua dilakukan dengan memanfaatkan perjanjian perdagangan bebas dengan sejumlah mitra.

“Dengan mitra Australia, nanti juga kita akan memperbaiki kualitas, kuantitas. Ada juga kontinuitas produk,” jelas dia.

Dirinya berharap, dengan forum diaspora ini para pelaku UMKM dapat diekspor ke berbagai negara.

“Semoga nantinya produk bisa menyasar negara tetangga seperti Asean dan Australia,” harapnya.

Ditemui di tempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (Diskuk) Jabar, Rachmat Taufik Garsadi menilai, acara Forum Diaspora sangat baik. Terlebih hal seperti itu akan memberikan dampak positif kepada pelaku UMKM.
 
“Teman-teman UMKM bisa belajar terhadap kebutuhan di luar itu apa saja,” imbuh Rachmat.

Selain itu, dia berharap, agar para pelaku UMKM dapat mengeksplor diri dengan meningkatkan kualitas produk. Agar nantinya UMKM dapat bersaing di pasar global.

"Semoga dapat berkembang serta dan dapat menjaga atau meningkatkan kontinyuitas. Kedua kualitas, juga standarnya macam-macam," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

DJP Blokir Rekening 57 Penunggak Pajak, Nilainya Tembus Rp80 Miliar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 12:08

Rakernas Haji Bahas Dua PR Besar: Kesehatan Jemaah dan Layanan Mina

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:58

MUI: LGBT dan Koruptor Itu Pelanggar HAM Berat!

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:51

Komisi XIII DPR Dukung Prabowo Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Merah Putih

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:32

Kondisi Korban Penyekapan Mau Print Membaik, Namun Trauma Masih Membekas

Sabtu, 04 Juli 2026 | 11:13

Komisi XIII DPR Soroti Dugaan Tambang Tanpa AMDAL: Ini Negara Apa?

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:57

Harga Emas Antam Terbang Rp19.000 di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Rp2,67 Juta

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:35

IHSG Sepekan Melemah, Nilai Transaksi Anjlok Hampir 36 Persen

Sabtu, 04 Juli 2026 | 10:33

Skema Modal BPR Lebih Fleksibel, OJK Tegaskan Sanksi bagi Pelanggar

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:57

Kapolda Metro Jaya Bentuk Tim Terpadu Tangani Kasus Penyekapan Karyawan Mau Print

Sabtu, 04 Juli 2026 | 09:42

Selengkapnya