Berita

Politisi senior PDI Perjuangan, Aria Bima (kanan)/RMOL

Politik

Aria Bima: Kalau Pak Mahfud Mundur dari Menteri, Pak Prabowo Juga Harus

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 22:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud tak mempermasalahkan jika pejabat publik yang ikut kontestasi Pilpres 2024 harus mundur dari jabatannya. Tak terkecuali Calon Wakil Presiden Nomor urut 3, Mahfud MD, yang hingga kini masih menjabat Menko Polhukam.

Tapi, Presiden Joko Widodo (Jokowi) harus adil terhadap pejabat negara lainnya, dalam hal ini Calon Presiden Nomor Urut 2, Prabowo Subianto, yang sampai saat ini juga masih menjabat Menteri Pertahanan.

Penegasan itu disampaikan politisi senior PDI Perjuangan, Aria Bima, merespons kritikan publik bahwa menteri yang ikut kontestasi Pilpres 2024 harus mundur dari jabatan.


“Saya kira presiden harus tegas, harus mundur bareng atau cuti bareng, dua-duanya kan kandidat, Pak Mahfud mundur, Pak Prabowo mundur, itu saja, gampang kan?” tandas Aria Bima kepada wartawan, di Media Center TPN Ganjar-Mahfud, Jalan Cemara Nomor 19, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (18/12).

Menurutnya, jika Presiden Jokowi memperlakukan Prabowo Subianto begitu istimewa, namun Mahfud MD diminta mundur dari Menko Polhukam, itu tidak fair.

“Saya kira presiden perlu mempertegas, kalau kami dari TPN monggo-monggo saja,” pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya