Berita

Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep/Net

Politik

Kaesang Dianggap Tak Memahami Cara Berpolitik Ganjar

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 15:43 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Dedi Kurnia Syah angkat bicara soal pernyataan Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep yang mengaku belum memahami posisi calon presiden nomor urut 3 Ganjar Pranowo dalam debat capres pertama, pada 12 Desember 2023.

Menurut Dedi, sikap Ganjar Pranowo sudah sangat jelas, namun Kaesang Pangarep justru yang tidak memahami konteks politik yang disampaikan mantan Gubernur Jawa Tengah itu ketika debat capres.

“Sebenarnya Ganjar cukup jelas, ia kader PDIP sebagai pengusung Jokowi, arahnya visi misi Ganjar bahkan sering diutarakan, yakni meneruskan legacy Jokowi, dan memperbaiki atau bahkan memperbarui. Mahfud MD juga sering sampaikan itu,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (18/12).


Dedi menilai justru Kaesang yang tidak memahami cara berpolitik Ganjar dan PDIP, dan membuat narasi agar pemilih Jokowi tidak mendukung Ganjar.

“Kaesang dan PSI sebenarnya memahami itu, hanya sengaja membuat narasi tidak memahami upaya Ganjar, karena PSI mungkin berupaya agar pemilih Jokowi tidak bergeser ke Ganjar,” ujar Dedi.

Dedi meminta agar Ganjar tidak terpengaruh dalam kondisi politik yang memanas ini, dan fokus terhadap visi misi ke depan.

“Ganjar dalam situasi seperti ini, baiknya tidak tergoda membuat konflik opini dengan Kaesang atau PSI, tugas PSI memang mengacaukan fokus Ganjar,” tutupnya.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya