Berita

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu/Net

Dunia

Tiga Sandera Israel Ditembak Mati IDF, Netanyahu Bersumpah Basmi Hamas

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 14:50 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku sangat terpukul atas kabar kematian tiga sandera yang secara tidak sengaja tewas akibat serangan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) di Jalur Gaza.

Dalam pidatonya, Netanyahu mengatakan bahwa kejadian tersebut telah menghancurkan hati seluruh bangsa Israel.

"Ketika saya mendapat informasi terbaru tentang tragedi mengerikan itu saya sangat terpukul. Itu menghancurkan hati saya. Itu menghancurkan hati seluruh negara," kata Netanyahu, seperti dikutip dari The Hill pada Senin (18/12).


Netanyahu bahkan menyebut kesedihan itu telah memperkuat motivasi Israel untuk melanjutkan operasi militer melawan Hamas dan membebaskan para sandera yang tersisa.

"Tekanan militer yang berkelanjutan sangat penting untuk memulangkan para sandera dan mencapai kemenangan atas musuh-musuh kita," tegasnya.

Pada Sabtu (16/12), IDF mengaku tidak sengaja menembak tiga sandera yang ditahan Hamas di Jalur Gaza akhir pekan ini.

Kejadian tragis itu terjadi ketika IDF melancarkan operasi tempur di Shejaiya, sebuah lingkungan padat di wilayah Gaza.

IDF mengklaim bahwa saat itu terjadi pertempuran sengit dan pasukan Hamas bergerak menggunakan pakaian sipil, sepatu kets, dan celana jeans.

Oleh sebab itu, mereka tidak sengaja menembak dan membunuh tiga orang sandera Israel yang diidentifikasi bernama Alon, Samar dan Yotam.  

"Militer Israel secara keliru mengidentifikasi tiga sandera Israel sebagai ancaman. IDF menembaki ketiganya dan mereka terbunuh," ungkap laporan tersebut.

Pembunuhan itu menjadi lebih tragis, setelah IDF menjelaskan bahwa tiga sandera sempat mengibarkan bendera putih tanda menyerah.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya