Berita

Aksi Mahasiswa Bersama Rakyat Selamatkan Demokrasi Indonesia/Ist

Politik

Gunakan Topeng Guy Fawkes, Mahasiswa Makassar Kritisi Perjalanan Demokrasi Sejak Reformasi

SENIN, 18 DESEMBER 2023 | 10:12 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ribuan orang yang tergabung dalam gerakan "Mahasiswa Bersama Rakyat Selamatkan Demokrasi Indonesia", berkumpul dalam aksi mimbar demokrasi di halaman kampus STIE AMKOP, Makassar, Sulawesi Selatan.

Ribuan mahasiswa tersebut datang menggunakan topeng Guy Fawkes, yang menjadi simbol perlawanan terhadap kekuasaan yang dianggap telah menindas kebebasan berdemokrasi dengan menabrak konstitusi di Indonesia.

Kegiatan ini melibatkan 12 kampus terkemuka di Makassar. Selain mahasiswa, sopir angkot, petepete, tukang becak, pengendara bentor, komunitas Vespa, dan organisasi tunarungu juga terlibat dalam mimbar demokrasi ini.


Seorang inisiator mimbar demokrasi Makassar, Aspar Muin, mengatakan, aksi tersebut digelar karena keresahan pada jalannya demokrasi di Indonesia akhir-akhir ini.

Katanya, Reformasi telah berjalan 25 tahun. Namun, situasi demokrasi masih jalan di tempat bahkan banyak pihak yang menilai sejak kepemimpinan Presiden Joko Widodo mengalami kemunduran.

"Inilah rezim ugal-ugalan sepanjang sejarah Indonesia, melampaui praktek Orde Baru dan jelas mengkhianati amanah reformasi 25 tahun lalu," tegas Aspar dalam keterangannya, Senin (18/12).

Bukan isapan jempol belaka, Aspar menyebutkan, era kekinian masih banyak pembungkaman pada suara kritis aktivis, juga pejuang hak asasi manusia (HAM).

"Hal itu dapat terlihat dari banyaknya kasus kriminalisasi aktivis dan pejuang HAM yang masih dikriminalisasi," pungkasnya.

Kegiatan mimbar demokrasi ini juga melibatkan seniman mural, dan bank ternama di Kota Daeng; Kapal Udara dan Makassar Uye.

Terlihat juga hadir komunitas Vespa dan sopir angkot dan bentor, juga menghadirkan tokoh publik untuk memberikan orasi kebangsaan.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya