Berita

Potongan video viral saat Prabowo Subianto sebut kata etik ndasmu dalam Rakornas Gerindra, Jumat (15/12)/Ist

Politik

Gerindra: Video Prabowo di Rakornas Dipotong, Masyarakat Sudah Cerdas

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 21:55 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pernyataan Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto yang menyinggung kata "etik ndasmu" sebagaimana viral di media sosial sengaja dipotong pihak tertentu sehingga menimbulkan multitafsir.

Padahal, pernyataan yang keluar saat Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerindra di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat kemarin (15/12) disampaikan dalam suasana kekeluargaan.

"Saya pikir masyarakat sudah cerdas ya untuk tidak terpengaruh tentang apa yang disampaikan oleh Pak Prabowo dalam video yang dipotong-potong tersebut hingga menjadi multitafsir," kata Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/12).


Dasco menegaskan, pernyataan Prabowo tersebut disampaikan dalam acara internal partai dan tertutup. Pada kondisi ini, Prabowo memang kerap menjadikan suasana dengan penuh kekeluargaan.

"Jadi memang suasananya sangat cair dan kekeluargaan," lanjut Dasco.

Berkaitan dengan potongan video yang beredar di media sosial, Dasco pun menyayangkan karena muncul dan dinarasikan dengan menyudutkan Prabowo.

Oleh karenanya, Ketua Koordinator Strategis Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran itu mengajak masyarakat melaksanakan pesta demokrasi dengan damai dan sejuk.

"Kita semua tentu berharap pesta demokrasi ini berjalan dengan baik, damai dan sejuk. Karena persatuan bangsa adalah yang utama," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya