Berita

Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti/Net

Politik

Viral "Etik Ndasmu", Pengamat Khawatir Elektabilitas Prabowo Terdampak

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 21:31 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Video viral yang memperlihatkan pernyataan Calon Presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto menggunakan diksi "etik ndasmu" dalam sebuah pidato patut disayangkan.

Sebab, pernyataan tersebut bisa saja memengaruhi elektabilitas Prabowo yang kini disebut-sebut menjadai calon terkuat dalam Pilpres 2024.
 
"Tentu sangat disayangkan sikap seperti ini muncul dari seorang calon presiden yang disebut-sebut lembaga survei sebagai calon pemenang, bahkan dalam satu putaran," kata Direktur Eksekutif Lingkar Madani (Lima), Ray Rangkuti dalam keterangan tertulisnya, Minggu (17/12).


Ray Rangkuti menyoroti pernyataan Prabowo yang disampaikan dalam forum Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Gerindra di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Jumat lalu (15/12) itu.

Menurut Ray, publik bisa saja memaknai jika pernyataan Prabowo itu ditujukan kepada capres lain. Apalagi pernyataan yang viral di media sosial itu muncul tak lama setelah debat capres perdana yang digelar KPU RI, Selasa lalu (12/12).

Pada debat tersebut, Capres nomor urut 1, Anies Baswedan sempat menanyakan perasaan Prabowo menyikapi putusan MKMK yang menyatakan hakim MK melanggar etik saat membuat putusan nomor 90/PUU-XXI/2023.

"Membantah pernyataan Anies di luar forum yang disediakan, yakni forum debat memperlihatkan sikap tidak ksatria," tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Zero ODOL Sulit Diterapkan, DPR Ingatkan Risiko Inflasi di Sektor Logistik

Jumat, 10 April 2026 | 12:14

Catut Nama Pimpinan KPK, Komplotan Pegawai Gadungan Peras Anggota DPR

Jumat, 10 April 2026 | 11:51

Sentimen Perang Picu Spekulasi Logistik: Ancaman Baru bagi Stabilitas Pangan Nasional

Jumat, 10 April 2026 | 11:39

Komplotan Pegawai KPK Gadungan Dibongkar, 17.400 Dolar AS Disita dari Aksi Pemerasan

Jumat, 10 April 2026 | 11:28

DPR: Sejumlah Jalan Tol Cacat Sejak Awal Konstruksi

Jumat, 10 April 2026 | 11:16

Emas Antam Makin Mahal, Cek Daftarnya Hari Ini

Jumat, 10 April 2026 | 11:05

KPK-Polda Metro Tangkap 4 Pegawai Gadungan di Jakarta Barat

Jumat, 10 April 2026 | 11:03

Ini Kronologi Kasus Petral yang Menjerat Riza Chalid dan Enam Tersangka Lainnya

Jumat, 10 April 2026 | 10:53

Bulan Ini Prabowo Bakal Groundbreaking 21 Proyek Hilirisasi dan 29 Titik PSEL

Jumat, 10 April 2026 | 10:49

KPK Terapkan Skema Kerja BDR-BDK untuk Dukung Efisiensi Energi

Jumat, 10 April 2026 | 10:34

Selengkapnya