Berita

Kampanye Ganjar-Mahfud yang digelar TKD di Lampung/Ist

Nusantara

Optimalkan Kampanye Door to Door, TPD Lampung Ganjar-Mahfud Andalkan Program KTP Sakti

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 05:53 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Tim Pemenangan Daerah (TPD) Lampung pasangan capres-cawapres Ganjar Pranowo-Mahfud MD bakal mengoptimalkan kampanye model door to door untuk menggaet suara dalam Pemilu 2024.

Menurut Jurubicara TPD Lampung, Donal Harris Sihotang, kampanye door to door lebih efektif untuk mengenalkan pasangan capres dan cawapres nomor urut 3 itu kepada masyarakat. Sehingga masyarakat lebih mantap memilih Ganjar-Mahfud.

“Di sisa kurang dari 60 hari ini, kami optimalkan ke bawah, door to door bertemu dengan rakyat agar lebih mantap memilih Pak Ganjar, dan partisipasi pemilih juga tinggi serta rasional,” kata Donal Harris Sihotang kepada Kantor Berita RMOLLampung, Sabtu (16/12).


Donal menuturkan, dalam kampanye ia menjelaskan kepada masyarakat tentang program unggulan Ganjar-Mahfud, di antaranya KTP Sakti. Di mana seluruh fasilitas bantuan pemerintah terdata dalam KTP Sakti tersebut.

“KTP Sakti ini terkoneksi dengan seluruh fasilitas bantuan pemerintah seperti BPJS, jaminan pendidikan, jaminan sosial, termasuk juga sembako murah. Itu semua masuk satu data yakni KTP Sakti,” jelasnya.

Lebih lanjut, Donal mengaku dalam kampanye door to door, pihaknya berkonsolidasi dengan partai lain yang mengusungnya seperti PPP, Partai Perindo, dan Partai Hanura.

“Kami berharap masyarakat memilih jangan sampai seperti cinta buta, tapi memilih karena betul-betul tahu track recordnya, dan tahu apa yang akan dikerjakan ke depan. Jadi Pak Ganjar bukan hanya tentang kekuasaan, partai politik, tapi tentang Indonesia unggul dan emas 2024,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya