Berita

Aksi pencopotan billboard atau papan reklame milik Arief Rachman, calon anggota legislatif (Caleg) dari PDI Perjuangan Dapil Jawa Barat 3, berakhir damai/Ist

Politik

Terekam CCTV, Pencopotan Billboard Caleg PDIP di Cianjur Berakhir Damai

MINGGU, 17 DESEMBER 2023 | 05:15 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Aksi pencopotan billboard atau papan reklame milik Arief Rachman, calon anggota legislatif (Caleg) dari PDI Perjuangan Dapil Jawa Barat 3, berujung damai.

Aksi pencopotan paksa baliho berukuran 10x5 meter dari papan reklame itu berhasil tertangkap kamera CCTV yang terpasang di sekitar Jalan Pramuka Bundaran Tugu Pramuka, Desa Sukamulya, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Cianjur.

Dua pelaku bernama M. Rahmat dan Ruli Wendra, terekam menaiki tiang billboard pada sore hari di hari Senin (13/12).


Pada Sabtu (16/12), keduanya diantar Ketua PC GM FKPPI Kabupaten Cianjur Faisal Ginting, ke Rumah Aspirasi Kang Arief Rachman di Jalan KH. Abdullah Bin Nuh, Nagrak, Cianjur, untuk meminta maaf.

"Kang Arief saya atas nama pribadi dan Ketua PC GM FKPPI Kabupaten Cianjur meminta maaf atas kejadian pencopotan baliho ini," kata Faisal Ginting mewakili dua pelaku.

Faisal mengaku bahwa pencopotan baliho tersebut murni kekhilafan anggotanya dan tanpa ada muatan politis apapun.

Menanggapi kedatangan dan permintaan permohonan maaf para pelaku, Kang Arief mengaku telah memaafkan para pelaku yang terlibat dalam pencopotan baliho miliknya tersebut.

Dia sangat menyesalkan terjadinya pencopotan baliho atau alat peraga kampanye secara sepihak oleh sejumlah orang tak dikenal yang marak terjadi akhir-akhir ini.

Sambungnya, aksi pengerusakan dan pencopotan baliho atau alat peraga kampanye (APK) juga terjadi pada pasangan calon presiden dan calon wakil presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

"Nah, aksi pencopotan baliho Ganjar-Mahfud MD yang diduga dilakukan secara masif seperti ini juga seharusnya tidak boleh terjadi," demikian Arief.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

Prabowo Tegaskan Indonesia Tidak Takut Ancaman MSCI

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:32

Buruh Usul UMP 2027 Naik 9,5 Persen, Ini Respons Menaker

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:20

Ombudsman Ungkap Titik Rawan Korupsi di Layanan Pertanahan dan Kebencanaan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:19

Kasus CSR BI Jalan di Tempat, MAKI dan ARUKKI Bersiap Ajukan Praperadilan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 16:12

Pembenahan MBG hingga Program 3 Juta Rumah jadi PR Besar Prabowo

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:59

Begini Jurus BI Stabilkan Rupiah Hadapi Ancaman MSCI hingga Konflik Geopolitik

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:58

Nusron Hadiri Sidang Kabinet Paripurna setelah Dua Kali Absen Pemeriksaan KPK

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

PJJ dan WFH Bisa Jadi Opsi Antisipasi Asap Karhutla

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:53

UU Pelindungan Ketenagakerjaan Masih Diproses Setneg, Yassierli Minta Publik Bersabar

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:50

Event Konser hingga Festival Belanja Jadi Mesin Uang Jakarta

Rabu, 21 Oktober 2026 | 15:48

Selengkapnya