Berita

Ilustrasi/Net

Bisnis

Sri Mulyani Kucurkan Anggaran Tambahan Rp9 Triliun untuk BLT El Nino

SABTU, 16 DESEMBER 2023 | 11:36 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kementerian Keuangan menggelontorkan tambahan anggaran sebesar Rp9 triliun untuk Kementerian Sosial (Kemensos) melalui APBN 2023.

Penambahan anggaran tersebut digunakan untuk mendukung bantuan sosial, seperti bansos El Nino, serta program bantuan lainnya yang saat ini tengah digencarkan oleh Presiden Joko Widodo.

Menteri Keuangan Sri Mulyani menjelaskan, anggaran tambahan itu atas titah Jokowi untuk sejumlah kementerian, termasuk Kemensos, sebagai respons atas kondisi ekonomi saat ini.


"Untuk Kemensos tambahan anggaran cukup besar, tahun ini ditambah Rp9 triliun karena ada paket bantuan El Nino dalam bentuk BLT, bantuan langsung tunai," ucap Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN KiTA, Jumat (15/12).

Penambahan anggaran tersebut dilaporkan setelah baru-baru ini Jokowi mencairkan BLT El Nino sebesar Rp400 ribu untuk masyarakat, di tengah melonjaknya harga pangan.

Selain untuk bansos, dikatakan Sri, tambahan anggaran itu juga akan digunakan untuk membantu program gagal ginjal akut progresif atipikal pada anak dan program rumah sejahtera terpadu.

Tidak hanya Kemensos, Kemenkeu juga akan menambahkan anggarannya kepada kementerian lain, di antaranya Kementerian PUPR, yakni sebesar Rp46,3 triliun.

Tambahan anggaran tersebut nantinya akan digunakan untuk membantu perbaikan jalan rusak di daerah dan penanganan bencana alam.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya